JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair), Jumat (12/06/2026).
Dalam disertasi berjudul Analisis Peran Belanja Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur, Gus Fawait mengkaji peran belanja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur melalui pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Baca Juga: Gus Fawait: Program MBG Dongkrak Ekonomi Jember, Potensi Perputaran Uang Capai Rp4,6 Triliun
Disertasi tersebut menyoroti pentingnya pemanfaatan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebagai instrumen pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kajiannya, Gus Fawait menegaskan bahwa belanja pemerintah tidak cukup hanya berorientasi pada kebutuhan rutin pemerintahan. Anggaran daerah perlu diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki dampak ekonomi luas atau multiplier effect tinggi, seperti sektor pertanian, UMKM, ketahanan pangan, dan pembangunan infrastruktur.

Melalui pendekatan tersebut, belanja pemerintah dinilai mampu mempercepat perputaran ekonomi di masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya beli warga.
Temuan dalam disertasi tersebut dinilai relevan dengan kondisi ekonomi Kabupaten Jember saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jember pada Triwulan I 2026 mencapai 6,35 persen secara tahunan (year on year), tertinggi di kawasan Sekar Kijang yang meliputi Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang.
Capaian tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tercatat sebesar 5,96 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.

Di kawasan Sekar Kijang, Jember menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, disusul Banyuwangi sebesar 6,14 persen, Lumajang 5,89 persen, Situbondo 5,50 persen, dan Bondowoso 5,42 persen.
Dalam risetnya, Gus Fawait juga menekankan pentingnya efektivitas pelaksanaan program pembangunan. “Kebijakan yang tepat harus diikuti dengan pelaksanaan yang efektif agar manfaat anggaran benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu menghasilkan dampak ekonomi yang optimal,” katanya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pengelolaan belanja pemerintah yang tepat sasaran juga diyakini dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga: Kemiskinan Jember Masih Tembus 200 Ribu Jiwa, Gus Fawait Singgung Minimnya Konektivitas Ekonomi
Dengan bekal kajian akademik tersebut, berbagai program pembangunan yang berorientasi pada penguatan sektor produktif diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.
Gelar Doktor Ilmu Ekonomi yang diraih Gus Fawait menjadi capaian akademik sekaligus memperkuat komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah berbasis data, riset, dan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Feni Yusnia
Editor: Mochamad Abdurrochim







