MALANG, Tugujatim.id – Tiga kader asal Malang resmi menjabat sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan periode 2025–2030. Penetapan pengurus DPP PDIP tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Kongres VI PDIP yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (02/08/2025).
Dalam kongres yang berlangsung meriah itu, sebanyak 37 nama pengurus pusat diumumkan untuk masa bakti lima tahun ke depan. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya berasal dari Malang, Jawa Timur, yang kini mengemban peran strategis dalam struktur pengurus DPP PDIP terbaru.
Berikut Profil dan Rekam Jejak Tiga Tokoh PDIP asal Malang:
1. Ahmad Basarah – Ketua Bidang Luar Negeri
Ahmad Basarah lahir di Jakarta pada 16 Juni 1968. Basarah merupakan putra dari almarhum H. Soeryanto, seorang purnawirawan Polri. Sejak muda, dia aktif dalam dunia organisasi, khususnya di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), organisasi mahasiswa berbasis ideologi Marhaenisme yang digagas oleh Bung Karno. Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Presidium GMNI periode 1996–1999. Peran itu menjadi batu loncatan penting bagi Basarah untuk masuk dalam dunia politik nasional.
Karir politiknya dimulai pada 1999 sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Sejak saat itu, Basarah terus dipercaya sebagai wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan hingga kini, dan pada periode 2024–2029, dia terpilih kembali mewakili Dapil Jawa Timur V yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Saat ini, dia juga menjabat sebagai ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR RI.
Di luar politik, Basarah dikenal sebagai akademisi yang mendalami hukum tata negara dan pendidikan ideologi Pancasila. Dia meraih gelar doktor dari Universitas Diponegoro dan mengajar di Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) sejak 2018.
2. Andreas Eddy Susetyo – Ketua Bidang Koperasi dan UMKM
Andreas lahir di Kota Malang pada 22 Maret 1960. Dia dikenal sebagai sosok profesional dengan latar belakang pendidikan yang kuat. Gelar sarjananya diraih dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, kemudian melanjutkan studi S2 di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.
Sebelum terjun ke politik, Andreas dikenal luas sebagai pakar perbankan nasional. Dia memiliki pemahaman yang mendalam dalam tata kelola keuangan dan pernah menjadi anggota SOKSI pada 1984–1986 serta anggota Crisis Center KWI pada 2001–2004.
Kini Andreas juga tercatat aktif sebagai anggota ASEAN Banker dan Credit Union Sawiran. Pada periode 2024–2029, dia dipercaya menjabat sebagai ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI.
Karir politiknya dimulai ketika bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2003. Sejak itu, dia aktif dalam berbagai kegiatan partai dan dikenal sebagai tokoh yang konsisten mengangkat isu-isu strategis terkait keuangan negara, UMKM, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
3. Sri Rahayu – Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan
Sri Rahayu merupakan sosok perempuan inspiratif asal Malang yang telah lama aktif dalam dunia politik. Dia lahir di Nganjuk pada 3 Februari 1960, lulusan IKIP Negeri Malang (kini Universitas Negeri Malang) tahun 1983. Sejak kuliah, dia aktif dalam organisasi akar rumput dan menjadi bendahara GMNI Cabang Kota Malang pada 1982.
Jiwa “banteng”-nya telah tumbuh sejak muda. Dia pernah menjabat sebagai ketua DPRD Kota Malang pada 1999–2004, sebelum akhirnya melenggang ke DPR RI untuk periode 2009–2014 dari Dapil Jawa Timur V terutama mewakili Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.
Pada Pemilu 2024 lalu, Sri Rahayu kembali bertarung di Dapil Jawa Timur VI yang mewakili Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Dia sebelumnya juga menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur di Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan.
Di DPR RI, Sri dikenal aktif di Komisi IX yang menangani isu kesehatan dan ketenagakerjaan, serta ikut terlibat dalam pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Dia juga pernah menjadi bendahara DPC PDI Perjuangan Jawa Timur tahun 2000–2005 dan dikenal sebagai sosok yang loyal terhadap partai.
Penempatan tiga tokoh asal Malang ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malang Raya. Mereka diharapkan bisa menjadi jembatan aspirasi masyarakat daerah ke level pusat serta memperkuat suara akar rumput dalam tubuh PDIP.
Adapun struktur lengkap DPP PDIP periode kepengurusan 2025–2030 adalah sebagai berikut:
Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
Ketua DPP:
1. Komarudin Watubun – Ketua Bidang Kehormatan Partai
2. Said Abdullah – Ketua Bidang Sumber Daya
3. Ahmad Basarah – Ketua Bidang Luar Negeri
4. Bambang Wuryanto – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif
5. Djarot Saiful Hidayat – Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi
6. Deddy Yevri Hanteru Sitorus – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif
7. Puan Maharani – Ketua Bidang Politik
8. Ganjar Pranowo – Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah
9. Yasonna Hamonangan Laoly – Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM
10. Basuki Tjahaja Purnama – Ketua Bidang Perekonomian
11. Rano Karno – Ketua Bidang Kebudayaan
12. Puti Guntur Soekarno – Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
13. Abdullah Azwar Anas – Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan
14. Tri Rismaharini – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana
15. Darmadi Durianto – Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja
16. Ribka Tjiptaning – Ketua Bidang Kesehatan
17. Charles Honoris – Ketua Bidang Jaminan Sosial
18. I Gusti Ayu Bintang Darmawati – Ketua Bidang Perempuan dan Anak
19. Andreas Eddy Susetyo – Ketua Bidang Koperasi dan UMKM
20. Wiryanti Sukamdani – Ketua Bidang Pariwisata
21. Maria Yohana Esti Wijayanti – Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga
22. Zuhairi Misrawi – Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME
23. Muhammad Prananda Prabowo – Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital
24. Sadarestuwati – Ketua Bidang Pertanian dan Pangan
25. Rokhmin Dahuri – Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan
26. Eriko Sotarduga – Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup
27. Ronny Berty Talapessy – Ketua Bidang Hukum dan Advokasi
28. Andreas Hugo Pareira – Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi
Sekretariat dan Bendahara:
29. Megawati Soekarnoputri – Sekretaris Jenderal
30. Dolfie Othniel Fredric Palit – Wakil Sekjen Bidang Internal
31. Utut Adianto – Wakil Sekjen Bidang Pemerintahan
32. Sri Rahayu – Wakil Sekjen Bidang Kerakyatan
33. Adian Yunus Yusak Napitupulu – Wakil Sekjen Bidang Komunikasi
34. Yoseph Aryo Adhi Dharmo – Wakil Sekjen Bidang Kesekretariatan
35. Olly Dondokambey – Bendahara Umum
36. Rudianto Tjen – Wakil Bendahara Bidang Internal
37. Yuke Yurike – Wakil Bendahara Bidang Eksternal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








