MOJOKERTO, Tugujatim.id – Beragam cara ditunjukkan masyarakat untuk mengisi peringatatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, seperti di Ngaglik, Sidorejo, Jetis, Kabupaten Mojokerto. Warga rela merogoh kocek untuk menghias jalanan dengan pernak-pernik, bahkan kain bendera merah putih 500 meter.
Tak hanya bendera maupun umbul-umbul, warga setempat turut memasang lampu beraneka warna serta menghias gapura dengan nuansa burung Garuda Pancasila.
Ketua RT setempat Yudi Krismono menjelaskan bahwa konsep tersebut sebenarnya sudah dibahas sejak tahun sebelumnya. Namun baru tahun ini bisa terlaksana sebab terkendala soal anggaran.
“Karena kekompakan warga sini, tahun ini bisa terwujud. Dana yang sudah kami kumpulkan berasal dari patungan warga, sisanya dari salah satu donatur,” bebernya, Selasa (12/08/2025).
Yudi menambahkan bahwa persiapan dilakukan sejak April 2025 lalu. Hal ini diawali pengelasan besi setinggi 4 meter sebagai kerangka umbul-umbul, berlanjut penjahitan bendera dengan panjang 500 meter oleh warga setempat.
“Keperluan untuk kain bendera habis sampai Rp15 juta. Kami melibatkan warga yang mempunyai mesin jahit dan tetap mendapat upah dari hasil jahitan. Anggaran bendera 500 meter ini sampai Rp30 juta,” terang Yudi.
Pemasangan bendera sepanjang 500 meter ini dilakukan sejak 27 Juli 2025 lalu. Sementara angin kencang menjadi salah satu masalah utama saat memasang bendera sepanjang itu.
“Tiang bendera berbentuk terowongan. Kalau kendala itu pas angin kencang, agak sulit,” urai Yudi.
Salah satu warga setempat yakni Siti Maslikha mengaku pemasangan bendera sepanjang 500 meter ini baru pertam kalinya. Dirinya mengaku bangga bisa menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia dengan bendera sepanjang itu.
“Harapan kami ini bisa menambah kerukunan antar warga, buat yang muda-muda juga. Bahwa ini loh bendera kebanggaan kita semua ya harus dijaga bersama-sama,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








