NGAWI, Tugujatim.id – Tim KKN 45 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bertajuk ‘Sinergi Menuju Koperasi Modern: Strategi Penguatan Koperasi’ di Balai Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Rabu (13/8). Kegiatan ini bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan koperasi yang modern dan berkelanjutan.
Acara dihadiri perwakilan Dinas Koperasi, Kecamatan Pitu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengawas KDMP, serta pengurus dan ketua KDMP Desa Cantel. Mujiati, SH, MM, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, memaparkan tantangan pelaksanaan KDMP. “Banyak tantangan program KDMP ini, sehingga prosesnya masih menunggu arahan, regulasi, juknis, dan juklak terbaru dari pemerintah pusat. Namun tidak perlu pesimis, sudah ada beberapa desa di Ngawi yang berhasil menjalankan koperasinya,” ujarnya.
Robertus Hendi Santosa, SE, pengawas koperasi, menekankan pentingnya komitmen anggota. “Mendirikan koperasi harus benar-benar sukarela dari anggota, dan modal adalah hal utama. Namun memulainya tidak mesti dari hal besar,” katanya.

Tim KKN 45 UNUGIRI dalam kesempatan tersebut menyerahkan aplikasi ‘Kodecapit’ kepada Ketua KDMP Sarimin (kodecapit dapat diakses di https://kodecapit.or.id) . Aplikasi ini memudahkan pendataan anggota, tabulasi, rekap, dan pembuatan kartu anggota koperasi yang dapat diunduh atau dicetak.
“Kami sangat senang, Tim KKN membantu membuatkan aplikasi, karena digitalisasi sangat penting di era sekarang,” kata Mulyadi, perwakilan Kecamatan Pitu.
Kepala Desa Cantel, Suparlan, berharap kegiatan ini mendorong keberlanjutan KDMP di desanya. “Banyak hal yang belum kami ketahui, dengan agenda ini diharapkan dapat mendorong proses yang berkelanjutan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








