TUBAN, Tugujatim.id – Program Total Productive Maintenance (TPM) di PT Semen Indonesia (SIG) Pabrik Tuban berhasil mencatat efisiensi signifikan pada semester pertama 2025. Lewat Aktivitas Small Group Activity (SGA) perusahaan mampu menekan biaya hingga Rp4,5 Miliar. Angka itu menjadi capaian penting menuju target efisiensi Rp7 miliar dalam setahun.
Pencapaian ini diumumkan dalam ajang TPM Award Semester 1 Tahun 2025, Selasa (26/8/2025). TPM Award sendiri diberikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan maupun tim yang konsisten melakukan inovasi dan perbaikan di bidang produktivitas, efisiensi, serta keselamatan kerja.
“Semester pertama tahun ini kita sudah mencatat efisiensi sebesar Rp4,5 miliar. Target tahunan sebesar Rp7 miliar sangat mungkin tercapai karena masih banyak program focus improvement yang sedang berjalan,” jelas Sulaiman, TPM Sr. Officer PT SIG Pabrik Tuban.
Menurut Sulaiman, efisiensi tersebut diperoleh dari berbagai program, salah satunya identifikasi potensi daya listrik dalam kondisi standby. Upaya itu diyakini dapat menekan biaya energi secara signifikan di semester kedua.

Selain itu, perusahaan juga berencana meningkatkan kategori penghargaan agar tidak hanya mencakup karyawan tetap, tetapi juga pekerja outsourcing. “Ke depan, sesuai arahan manajemen, kategori apresiasi akan diperluas untuk outsourcing,” tambahnya.
Perusahaan dalam TPM Award ini memberikan penghargaan dalam tujuh kategori. Yakni Leader Gugus Terbaik, Leader SGA Terbaik, SGA Terbaik, Anggota SGA Terbaik, Anggota Outsourcing Terbaik, FE Terbaik, serta Area Owner Terbaik.
Saat ini, jumlah SGA yang aktif di Pabrik Tuban sebanyak 67 kelompok. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya 60 kelompok, menyusul perubahan struktur organisasi yang membawa tambahan tim dari Pontianak, Banyuwangi, Bali, Jawa Barat, dan Pelabuhan.
BACA JUGA: SIG Salurkan Sembako untuk Korban Banjir Sungai Bengawan Solo di Tuban
Penilaian TPM Award didasarkan pada tiga aspek utama. Pertama, penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam lingkungan kerja. Kedua, tingkat kehadiran dan partisipasi anggota kelompok. Ketiga, kontribusi nyata terhadap focus improvement seperti efisiensi biaya, peningkatan keselamatan kerja, serta peningkatan produktivitas.
Menurutnya, untuk tahun depan target efisiensi akan dinaikkan. Saat ini konsumsi energi setara 5 KWH per ton. Ke depan akan diturunkan lagi 10 hingga 20 persen. Itu sangat mungkin dicapai.
“Dengan capaian semester pertama, PT Semen Indonesia Pabrik Tuban optimistis target efisiensi Rp7 miliar di tahun 2025 bisa terpenuhi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








