TUBAN, Tugujatim.id – Siapa sangka di tengah hiruk pikuk Kota Tuban ternyata ada spot menarik yang bisa jadi alternatif wisata keluarga. Wisata petik melon pun lokasinya berada di Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban.
Wisata di Tuban ini berawal dari sebuah lahan mungil yang disulap menjadi kebun melon. Pengunjung langsung bisa memetiknya.
Wisata petik melon ini dikelola oleh Marhaban, pria asal Aceh yang sudah punya pengalaman menanam melon sebelumnya. Dari pengalaman itu, dia kemudian mencoba menerapkan teknik serupa di lahan baru seluas 500 meter persegi di Tuban.
Uniknya, lahan ini dulunya bekas kandang kambing saat momentum Idulkurban yang kemudian dimanfaatkan sekaligus sebagai sumber pupuk alami.
“Awalnya saya coba-coba di tempat lain, ternyata hasilnya bagus. Sekarang saya terapkan lagi di sini, kebetulan lahannya ada. Pupuk kandangnya juga dari kotoran kambing yang dulu dipakai waktu kurban,” kata Marhaban kepada wartawan, Kamis (04/09/2025).

Meski masih ada tambahan pupuk kimia, namun sebagian besar dia mengandalkan pupuk kandang. Hasilnya, tanaman jadi lebih kuat menghadapi serangan penyakit. Dengan modal sekitar Rp5 juta, dia menanami lahan tersebut dengan berbagai jenis melon, termasuk Melon Amanda dan Semangka Inul Kuning.
Dalam usia batang 2 bulan 10 hari, tanaman ini sudah tampak siap panen. Normalnya, melon bisa dipetik pada usia 70 hari.
Keuntungan yang diperoleh pun cukup menjanjikan. Hampir setiap hari, hasil penjualan bisa mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari. Harga jualnya rata-rata Rp12 ribu per kilogram, tergantung ukuran buah.
Yang membuat kebun ini semakin menarik, lokasinya berada di pinggir jalan raya. Pengunjung bisa langsung datang, memilih, sekaligus memetik buahnya sendiri. Tidak sedikit pula yang menjadikan kebun melon ini sebagai latar swafoto karena pemandangan deretan tanaman hijau di tengah kota tampak unik dan segar.
“Jujur, ini awalnya hanya percobaan. Tapi melihat hasilnya, saya ingin kembangkan lagi dengan varietas lain,” tambahnya.
Review Pengunjung Kebun Melon
Salah seorang pembeli, Nur Salam, warga Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, mengaku penasaran saat melintas di jalan tersebut. Dia akhirnya berhenti setelah melihat kebun melon yang berbeda dari biasanya.
“Tadi lewat sini kok ada kebun melon di tengah kota. Saya berhenti, lihat-lihat, terus beli. Rasanya manis juga,” ungkapnya.

Kehadiran Wisata Petik Melon ini sekaligus membuka peluang baru bagi warga sekitar. Selain bisa menikmati buah segar langsung dari kebunnya, masyarakat juga mendapatkan pengalaman berbeda seperti wisata petik buah di perkotaan tanpa harus jauh-jauh pergi ke desa atau lokasi agrowisata.
Dengan inovasi yang berawal dari pengalaman pribadi, Marhaban berhasil menghadirkan destinasi unik di Tuban. Tidak hanya menambah pilihan wisata, tetapi juga mengajak masyarakat lebih dekat dengan dunia pertanian modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








