JEMBER, Tugujatim.id – Musibah menimpa keluarga besar RS Bina Sehat Jember saat melakukan wisata keluarga ke Gunung Bromo. Sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan bus di Jalur Bromo, Probolinggo.
Direktur RSBS Jember, Faida, mengonfirmasi bahwa total 52 orang yang terdiri dari karyawan dan keluarga mereka mengikuti acara rekreasi pribadi tersebut. “Ini memang acara murni keluarga mereka. Rumah sakit juga tidak mengetahui keberangkatan mereka sampai terdengar musibah ini,” ungkap Faida pada Minggu (14/9/2025) malam.
Dari 52 peserta, 7 orang dinyatakan meninggal di tempat kejadian dan 1 orang meninggal di UGD RSUD Tongas, sehingga total korban meninggal mencapai 8 orang, termasuk 3 anak-anak. Sementara itu, 17 korban mengalami cedera sedang hingga berat.
Dari 17 itu, sebanyak 15 korban berhasil dipindahkan ke RSBS Jember untuk mendapat perawatan intensif, sementara 2 korban lainnya masih dirawat di Probolinggo karena kondisi yang belum stabil dan masih kritis.

“Mudah-mudahan mereka bertahan dan ada jalan untuk sembuh. Beberapa dari 15 korban yang dibawa ke Jember memerlukan operasi penanganan langsung,” kata Faida.
Proses evakuasi korban kecelakaan nakes RS Bina Sehat Jember dan keluarganya ini melibatkan koordinasi dari berbagai pihak. Korban yang tersebar di enam lokasi berbeda, tiga Puskesmas, dan tiga rumah sakit di Probolinggo, berhasil dievakuasi dengan bantuan 23 ambulans plus kendaraan penumpang.
BACA JUGA: Puluhan Ambulans Dikerahkan Evakuasi Korban Kecelakaan Rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Bromo
“Alhamdulillah dibantu dari teman-teman para direktur dan untuk ambulans sangat banyak yang membantu dari 119 Probolinggo, Kapolres, Bupati, bahkan relawan dari Jember tanpa kita kontak langsung datang dengan ambulans ke lokasi,” tutur Faida dengan penuh haru.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, bus yang ditumpangi rombongan menabrak pembatas jalan besi. Mayoritas korban mengalami trauma kepala akibat benturan hebat. “Kebanyakan korban meninggal dan luka berat mengalami luka di kepala karena benturan yang hebat,” jelas Faida.
BACA JUGA: Tangis Pecah Diiringi Zikir Saat Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Jalur Bromo tiba di RS Bina Sehat Jember
Kondisi jenazah yang cukup parah membuat pihak keluarga memutuskan untuk memandikan jenazah di Probolinggo sebelum dibawa ke Jember.
Setidaknya, pada Minggu (14/9) malam, sekitar pukul 22.00 WIB rombongan jenazah tiba di RSBS untuk melakukan salat jenazah yang dipimpin oleh Prof Dahlan. Setelah itu, mobil ambulans pengangkut jenazah dilepas Faida untuk menuju kediaman masing-masing.
BACA JUGA: Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo, Tujuh Orang Meninggal Dunia
Sementara itu, sopir bus dilaporkan telah ditahan di Polres Probolinggo untuk proses investigasi lebih lanjut, meski Faida belum mendapat informasi detail terkait hal tersebut.
Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar RSBS Jember, yang kini fokus memberikan perawatan terbaik bagi para korban yang selamat sambil terus mendoakan keluarga yang kehilangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








