• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pengusaha tambang.

Sejumlah pengusaha tambang menyambangi DPRD Tuban pada Selasa (16/09/2025). (Foto: dok. Istimewa)

Pengusaha Tambang Wadul DPRD Tuban, Persaingan Tak Sehat Lawan Penambang Ilegal

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah pengusaha tambang di Kabupaten Tuban mendatangi kantor DPRD Tuban untuk menyampaikan dan wadul soal keresahannya pada Selasa (17/09/2025). Pasalnya, keberadaan tambang ilegal dinilai semakin merugikan pelaku usaha resmi yang sudah mengantongi izin.

Ketua Komisi III DPRD Tuban Tulus Setyo Utomo langsung menanggapi keluhan pengusaha tambang. Dia menyebut, masalah tambang ilegal menjadi salah satu faktor utama turunnya proyeksi penerimaan pajak daerah dari sektor mineral dan batu bara (Minerba) pada 2025.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Baca Juga: Polres Tuban Berantas Praktik Tambang Ilegal, Satu Pelaku Diseret ke Meja Hukum

“Di APBD 2025, proyeksi awal pajak pertambangan sebesar Rp145 miliar. Namun setelah perubahan, anggarannya turun jadi sekitar Rp131 miliar. Salah satu penyebabnya adalah persaingan tidak sehat antara tambang legal dan ilegal,” tegas Tulus saat ditemui usai pertemuan.

Tulus menjelaskan, tambang ilegal biasanya berani menjual hasil tambang dengan harga lebih rendah dibanding penambang resmi. Hal itu membuat pengusaha yang sudah mengantongi izin kesulitan bersaing.

“Kalau resmi, harga batu kapur ditetapkan Rp83.300 per kubik sesuai keputusan gubernur. Ada kontribusi 25 persen yang masuk ke daerah. Tapi tambang ilegal bisa menjual lebih murah karena tidak bayar kewajiban. Akhirnya, PAD ikut terganggu,” terangnya.

Penambang Ilegal Ganggu PAD Tuban

Menurut dia, situasi ini tidak hanya merugikan pengusaha, tapi juga masyarakat luas. Sebab, target peningkatan PAD yang sudah dituangkan dalam RPJMD bisa meleset jauh.

Berdasarkan catatan DPRD Tuban, hingga saat ini baru ada 29 titik tambang yang mengantongi izin usaha produksi (IUP Produksi). Sementara pemegang IUP Eksplorasi mencapai 69 titik. Namun, di lapangan masih ditemukan sejumlah tambang yang hanya berbekal izin eksplorasi, tapi sudah melakukan aktivitas produksi.

“Seharusnya yang boleh menggali hanya IUP Produksi. Kalau masih eksplorasi ya belum boleh menambang. Tapi faktanya, ada yang sudah beroperasi. Inilah yang menimbulkan persaingan tidak sehat,” tegas politikus senior PDI Perjuangan ini.

Komisi III DPRD Tuban, Tulus mengatakan, mendorong para pengusaha tambang yang belum mengurus izin untuk segera menyelesaikannya. Dia menegaskan, DPRD siap memfasilitasi komunikasi jika para pengusaha mengalami kesulitan.

“Kami bisa sharing dengan para penambang, kesulitannya apa. Kalau memang ada kendala teknis, akan kami arahkan ke dinas terkait. Intinya, kami ingin semua tertib izin agar PAD meningkat,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga merekomendasikan pemerintah daerah agar lebih gencar membina dan menyosialisasikan proses perizinan. Menurut Tulus, prosedur izin harus dibuat lebih sederhana supaya pengusaha tidak memilih jalur ilegal.

“Kalau perizinan terlalu berbelit, justru jadi bumerang. Target peningkatan PAD dari sektor pertambangan tidak akan tercapai,” ujarnya.

Meski telah wadul ke DPRD, para pengusaha tambang belum banyak berbicara ke publik soal langkah lanjutan menghadapi persoalan penambang ilegal. Namun, DPRD Tuban berharap pertemuan ini bisa menjadi awal penyelesaian. Pihaknya hanya ingin sektor pertambangan di Tuban memberi manfaat sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakat.

“Kalau semua tertib izin, saya yakin PAD bisa meningkat signifikan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniKasus tambang ilegal TubanPenambang ilegal di TubanPengusaha tambang TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Kantor KUD.

Kebakaran Kantor KUD di Beji Pasuruan, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID