• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
LPPM UM.

Dari kiri, Prof Madya Ts Dr Affero Bin Ismail dari UTHM, Sukidi PhD dari Indonesia, Dr Tri Wahyu Hardaningrum SE MPd dari UM, dan Ketua Pelaksana Seminar Internasional Hapemas 2025 Dr Otto Fajarianto usai sesi penyerahan cenderamata pada Rabu (17/09/2025). (Foto: Nur Laila Khoriroh/Tugu Jatim)

LPPM UM Seminar Internasional, Hapemas 2025 Dorong Peneliti Berdampak Membangun Desa Berkelanjutan

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Hasil Pengabdian Masyarakat (Hapemas) 2025 di Gedung Kuliah Bersama (GBK) A19 Lantai 9 UM, Rabu (17/09/2025).

Kegiatan LPPM UM ini mengusung topik “National Characteristics to Strengthen Sustainable Village Resource” untuk menyoroti utilitas kebijaksanaan lokal, nilai budaya, dan identitas nasional sebagai fondasi strategi untuk komunitas dan kekuatan pembangunan desa yang berkelanjutan.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Baca Juga: LPPM UM Tuan Rumah Rakor 24 PTNBH Se-Indonesia, Spirit Kolaborasi Satukan Visi untuk Transformasi Riset

Komitmen LPPM UM Dukung Kemendiktisaintek yang Berdampak

Universitas Negeri Malang terus berkomitmen memperlihatkan peran perguruan tinggi terhadap masyarakat melalui LPPM UM. Salah satunya penyelenggaraan kegiatan Seminar Internasional Hapemas setiap tahun.

Hapemas 2025 ini mengangkat beberapa isu SDGs sebagai realisasi tema kali ini, di antaranya tanpa kemiskinan (no poverty), kehidupan sehat dan sejahtera (good health and well-being), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economic growth), kota dan pemukiman yang berkelanjutan (sustainable cities and communities), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (responsible consumption and production), dan kemitraan untuk mencapai tujuan (partnership for the goals).

Wakil Rektor III UM Prof Ahmad Munjin mengatakan, pemerintah sudah memberikan perhatian untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM)-nya secara keseluruhan hingga pembangunan desa berkelanjutan. Tapi, dia mengatakan, Hapemas 2025 hadir mendukung program pemerintah Kemendiktisaintek Berdampak melalui pengembangan desa yang luar biasa.

Seminar internasional LPPM UM.
Wakil Rektor III UM Prof Ahmad Munjin sambutan membuka acara Seminar Internasional Hapemas 2025 di Gedung Kuliah Bersama (GBK) A19 Lantai 9 UM, Rabu (17/09/2025).(Foto: Nur Laila Khoriroh/Tugu Jatim)

“Bukan berarti pemerintahan yang sebelumnya tidak memberi perhatian terhadap SDM dan pengembangan desa. Tapi, tema Hapemas 2025 menjadi sangat penting karena pemerintahan semakin fokus yang luar biasa bagi pengembangan desa. Contohnya, terbentuk program Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, hingga program penyaluran listrik ke 4.700 desa,” ujar Prof Ahmad Munjin.

Dia melanjutkan, perguruan tinggi saat ini memang sedang berlomba-lomba untuk berkolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, hingga sesama perguruan tinggi untuk mempercepat pembangunan di Indonesia.

Karena itu dengan adanya Hapemas, dia mengatakan, para peneliti tidak hanya berhenti pada publikasi dan laporan penelitian serta pengabdian, juga didorong harus berdampak pada masyarakat.

Prof Ahmad Munjin berharap, program Hapemas ini semakin berkualitas dan berkontribusi untuk bangsa dan negara.

“Semoga Hapemas semakin berkualitas dari waktu ke waktu dan berkontribusi yang lebih besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Hapemas 2025 Gandeng Berbagai Perguruan Tinggi

Untuk memperkuat akademi global, mendukung publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM UM menggandeng beberapa perguruan tinggi. Mulai dari Universitas Swadaya Gunung Jati, Akademi Keperawatan Al Ikhlas, Universitas Kadiri, Universitas 19 November Kolaka, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Internasional Hapemas 2025 Dr Otto Fajarianto mengatakan, seminar internasional kali ini digelar secara hybrid.

“Kegiatan Hapemas 2025 diikuti 50 presenter dan 100 peserta, baik secara luring maupun daring,” ujar Dr Otto Fajarianto.

Hapemas 2025 LPPM UM.
Ketua Pelaksana Seminar Internasional Hapemas 2025 Dr Otto Fajarianto menyampaikan sambutan di Gedung Kuliah Bersama (GBK) A19 Lantai 9 UM, Rabu (17/09/2025).(Foto: Nur Laila Khoriroh/Tugu Jatim)

Dalam seminar kali ini, beberapa narasumber lintas negara menyampaikan hasil penelitiannya masing-masing. Mereka adalah Prof Madya Ts Dr Affero Bin Ismail dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) yang mengangkat topik Blue Curriculum, Sukidi PhD dari Indonesia membahas tentang Kebhinekaan dan Nasionalisme, Dr Andy Ahmad dari Thailand membahas tentang peran remaja berkarakter nasional dalam pembangunan desa berkelanjutan.

Selain itu, ada Dr Tri Wahyu Hardaningrum SE MPd dari Universitas Negeri Malang yang mengangkat topik Memperkuat Desa Berkelanjutan melalui Tingginya Kebijakan, Kebudayaan, dan Aksi Masyarakat, Dr Elya Nabila Binti Abdul Bahri dari Universiti Malaya, serta Ismail Suardi Wekke PhD dari Indonesia.

Harapannya ke depan, produk penelitian Hapemas tidak hanya sekadar dijadikan publikasi jurnal saja, tetapi juga bisa dipilah kembali produk dan program yang dapat direalisasikan dalam masyarakat. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi juga dapat menunjukkan perannya di masyarakat serta menjadi hal yang penting bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Indonesia.

Profit dari kegiatan ini juga tidak main-main yaitu publikasi untuk presenter dalam prosiding ISSN Nasional Hapemas, Jurnal Karinov, Jurnal Graha Pengabdian, serta SEPAKAT: Sesi Pengabdian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Nur Laila Khoriroh/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita LPPM UM MalangBerita LPPM UM terbaruKota Malang hari iniLPPM UM gelar seminar internasionalMalangSeminar Hapemas 2025
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Next Post
DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Soroti Rancangan APBD 2026, Belanja Daerah Turun Tapi Belanja Pegawai Naik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID