KOREA SELATAN, Tugujatim.id – Kabar terbaru datang dari 257 Entertainment, agensi musik di Korea Selatan. Agensi ini memberikan kejutan dengan resmikan debut XLOV, grup band genderless pertama dalam sejarah K-Pop pada Januari 2025. Lima bulan berselang, XLOV kembali menyapa penggemar dengan single album kedua.
Setelah mencuri perhatian lewat debut perdana “I’mma Be” pada 7 Januari 2025, XLOV kembali menunjukkan eksistensinya di panggung K-Pop dengan merilis single kedua bertajuk I ONE pada 13 Juni 2025.
Baca Juga: Wajib Nonton! 10 Remake Film Korea Selatan dan Indonesia Pasti Seru dan Bikin Terharu
Ya, Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan segudang prestasi di industri musik, memperkenalkan banyak idol multitalenta yang tidak hanya piawai bernyanyi dan menari, tetapi juga memiliki paras yang menawan.
Sejumlah agensi besar seperti SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertaiment telah melahirkan banyak nama legendaris yang mendunia. Namun, perhatian publik kini tertuju pada kejutan dari 257 Entertainment dengan meluncurkan album kedua dari XLOV.
Di balik konsep unik yang diusung XLOV sebagai grup genderless pertama Korea Selatan, tersimpan strategi artistik yang matang.
Konsep Genderless Jadi Pilihan Kreatif
CEO 257 Entertainment Park Jae-yong menegaskan bahwa pendekatan “genderless” bukanlah cerminan dari identitas pribadi para anggota, melainkan sebuah pilihan kreatif yang dirancang untuk membedakan XLOV dari grup K-Pop lainnya.
Menurut Park, konsep ini bertujuan untuk mengekspresikan keindahan yang melampaui batasan gender, membuka ruang bagi interpretasi visual dan musikal yang lebih bebas.
“Para anggota tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai genderless dalam hal identitas. Namun, kami percaya bahwa melalui musik dan penampilan, mereka mampu menyampaikan pesan tentang kebebasan berekspresi dan keberagaman,” ujarnya.

Empat talenta muda dari berbagai penjuru Asia bersatu dalam satu panggung XLOV, mulai dari Wumuti berasal dari Tiongkok, Haru dari Jepang, sementara Rui dan Hyun mewakili Korea Selatan.
Perbedaan latar belakang ini bukan sekadar detail biografis, melainkan fondasi dari identitas musikal XLOV yang inklusif dan lintas batas. Dalam setiap penampilan, mereka menyuguhkan harmoni yang melampaui bahasa dan gender.
Grup yang beranggotakan Umut, Rui, Hyun, dan Haru ini pun menggelar perayaan comeback di showcase eksklusif pada 13 Juni 2025, pukul 18.00 waktu setempat di Shocking K-Pop Center, Mapo-gu, Seoul. Acara ini menjadi ruang hangat bagi para penggemar untuk menyaksikan penampilan langsung, berinteraksi, dan merayakan perjalanan musikal bersama sang idola.
Nama fandom EVOL sendiri bukan sekadar permainan kata dari “LOVE”, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam bahasa Korea: “selimut”. Simbol ini mencerminkan filosofi XLOV yang ingin menjadi ruang perlindungan dan penyembuhan bagi para pendengarnya sebuah pelukan emosional dalam bentuk musik.
Mengutip dari WalkintoKorea, showcase ini bukan hanya peluncuran karya, melainkan perwujudan semangat XLOV dalam menyatukan keberagaman, mengekspresikan kebebasan, dan membangun hubungan yang tulus dengan audiens global.
XLOV tampil dengan gaya busana yang fleksibel dan ekspresif. Mereka memadukan elemen fashion secara bebas mulai dari rok, celana, blazer, crop top, boots, hingga aksesori yang lazim dikaitkan dengan gender tertentu.
Penampilan mereka menciptakan siluet unik. Namun, kehadiran XLOV di panggung hiburan tak luput dari sorotan publik. Banyak yang merasa terkejut, bahkan bingung, melihat penampilan mereka yang mencolok dan berbeda dari grup K-Pop pada umumnya.
Komentar netizen pun datang dari berbagai sudut pandang ada yang memuji keberanian mereka dalam mendobrak batasan, ada pula yang mempertanyakan konsep genderless yang diusung.
Di tengah sorotan global, mampukah XLOV: group band genderless pertama dari Korea Selatan mempertahankan kehangatan EVOL dan pesan penyembuhan lewat single kedua mereka?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diandra Talifta/Magang
Editor: Dwi Lindawati








