JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember terus menunjukkan perhatian nyata terhadap kesejahteraan guru ngaji. Melalui kerja sama dengan Bank Jatim, Pemkab mempermudah proses pembukaan rekening baru bagi para penerima honorarium tahap kedua yang tersebar di delapan kecamatan, pada Rabu (1/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung serentak ini diikuti lebih dari 1.500 guru ngaji dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
Prosesnya dinilai mudah dan efisien karena seluruh peserta cukup mengisi formulir sederhana di kecamatan masing-masing.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab untuk meningkatkan transparansi serta akuntabilitas penyaluran dana insentif bagi guru ngaji.

“Pencairan honorarium dilakukan langsung melalui rekening masing-masing guru ngaji. Ini menjadi upaya Pemkab memastikan proses distribusi bantuan berjalan adil, tepat sasaran, dan mudah diakses,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Muhammad Abi Yazid, mengaku baru pertama kali menerima honor sebagai guru ngaji setelah sekitar empat tahun mengajar di Pondok Pesantren Curahmalang, Kecamatan Kencong.
“Sistemnya baik karena informasinya cukup lewat HP, kemudian cukup ke kecamatan dan isi berkas, selesai. Syaratnya pun cukup mengajar,” ujarnya.
Abi menuturkan, honorarium yang diterima sangat membantu kebutuhan sehari-hari keluarganya, terutama karena sang istri baru saja melahirkan anak pertama.
“Alhamdulillah, dapat honor guru ngaji membantu tenaga pengajar agar lebih semangat lagi. Bantuan ini akan saya gunakan untuk kebutuhan keluarga,” tuturnya.
Meski memiliki kesibukan lain sebagai pekerja bangunan dan jasa mudin di desanya, Abi tetap berkomitmen meluangkan waktu untuk mengajar mengaji. Ia menyebut profesi guru ngaji sebagai ladang amal yang bernilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya lulusan pesantren. Menurut saya, mengajar itu sudah bernilai positif. Cita-cita saya sederhana, yang penting ekonomi stabil dan bisa berbagi kebaikan,” ujarnya.
Langkah Pemkab Jember ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi kesejahteraan guru ngaji, tetapi juga untuk memperkuat peran mereka dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berilmu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








