• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
bulan Pengurangan Risiko Bencana

Diskusi panel saat peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana 2025 di Mojokerto (Hanif) 

Bulan Pengurangan Risiko Bencana: Indonesia Perkuat 75.261 Desa Tangguh Bencana

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Desa memiliki peran penting akan upaya mitigasi kebencanaan. Hal ini turut menjadi bahasan dalam Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang berlangsung di Mojokerto pada 1-3 Oktober 2025 lalu.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) sendiri menginisiasi Program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berjalan sejak 2012 lalu. Program ini mengacu pada Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Program Destana sendiri bertujuan supaya masyarakat desa dapat mandiri, adaptif, dan mampu memulihkan diri dari ancaman dan dampak bencana serta perubahan iklim.

Melalui pendekatan holistik, partisipasi aktif masyarakat dilibatkan melalui identifikasi risiko, penyusunan rencana aksi, peningkatan kapasitas, serta upaya mitigasi dan adaptasi.

Pemetaan program ini melibatkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (KemendesPDT) melalui program Indeks Desa (ID) selama Maret hingga Juni 2025. Indeks ini berpatokan pada 6 dimensi yaitu layanan dasar, aksesibilitas, sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola pemerintah.

Jika dikaitkan dengan program Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) dalam Destana oleh BNPB, dimensi yang banyak dipakai adalah lingkungan dan isu desa dan perdesaan. Dari hasil pemetaan bersama diperoleh 75.261 desa di seluruh Indonesia, terdiri dari 6.533 Desa Tangguh Utama, 19.280 Desa Tangguh Madya, dan 49.448 Desa Tangguh Pratama.

Data ini berguna pula dalam merencanakan pembangunan berbasis kawasan yaitu proyek strategis nasional (PSN) dan kawasan ekonomi khusus (KEK). Terutama untuk membaca jenis ancaman bencana apa dan bagaimana tingkat ketangguhan desa-desa di kawasan tersebut.

Direktur Kemandirian Sosial dan Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Dinar Dana Kharisma menekankan agar data yang diperoleh dari desa-desa tersebut dikembalikan lagi ke desa masing-masing.

“Tiap desa perlu untuk memahami dan mempergunakan data tersebut seoptimal mungkin untuk pembangunan desanya,” tegasnya melalui keterangan yang diterima, Jumat (10/10/2025).

Dari sisi anggaran, data ID dan PKD berguna pula untuk menentukan garis lurus antara kode rekening desa dan rekomendasi kegiatan apa yang dapat dijalankan oleh desa tersebut.

“Jangan sampai nanti desa mempunyai program dan kegiatan, tapi bingung mau mengaitkan pada penganggaran yang mana,” imbuh Ketua Tim ID Direktorat Advokasi Kerja Sama Desa dan Kawasan Pedesaan KemendesPDT, Lilis Yuliana.

Permendesa nomor 7 tahun 2023 menguatkan soal pemanfaatan dana desa untuk pembangunan sarana dan prasarana dalam rangka mitigasi dan penanganan bencana alam. Tentu hal ini terkait dengan pelaksanaan Destana.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita mojokertoBPBD mojokertoKabupaten MojokertoMojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Operasi Gabungan Cukai

Operasi Gabungan Cukai, Petugas Tekankan Sosialisasi dan Edukasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID