MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat komitmen dalam pengembangan pendidikan melalui Program Asistensi Mengajar (AM) yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 6 Desember 2024.
Salah satu sekolah mitra program ini adalah SMA Laboratorium UM yang berlokasi di Jalan Bromo No. 16, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Selama tujuh minggu pelaksanaan, mahasiswa Asistensi Mengajar berkesempatan untuk terjun langsung ke ruang kelas dan berinteraksi dengan peserta didik di dua jenjang, yaitu kelas X dan XII.
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa menerapkan berbagai model pembelajaran inovatif seperti Make a Match, Team Games Tournament (TGT), Problem Based Learning (PBL), dan Think Pair Share (TPS). Pendekatan ini bertujuan agar siswa lebih aktif, kolaboratif, dan termotivasi dalam memahami materi.

Tidak hanya fokus pada metode, mahasiswa juga mengembangkan media pembelajaran interaktif untuk mendukung proses belajar mengajar.
Beberapa media yang digunakan antara lain flashcard untuk membantu visualisasi konsep, serta pemanfaatan platform digital edukatif seperti Interacty (teka-teki silang interaktif), Educaplay (permainan edukasi tematik), dan Trivia Maker dengan permainan “Battle of the Brains” yang mengusung konsep cerdas cermat digital.
Melalui kombinasi model dan media tersebut, suasana belajar di kelas menjadi lebih menarik dan dinamis.

Siswa lebih mudah memahami materi, sekaligus belajar berkolaborasi dan berpikir kritis melalui aktivitas berbasis permainan dan diskusi kelompok.
Program Asistensi Mengajar UM di SMA Laboratorium ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan pedagogik, strategi pembelajaran, dan kreativitas sebagai calon pendidik profesional di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








