SITUBONDO, Tugujatim.id – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memberikan peringatan tegas bahwa dia siap turun tangan secara langsung mengawasi penggunaan anggaran perbaikan dan pembaruan bangunan sekolah tingkat dasar dan menengah pertama. Selain itu, dia tidak segan melaporkan oknum kepala sekolah yang terbukti korupsi menyelewengkan dana kepada pihak kepolisian.
Saat diwawancarai di kediaman resmi pemerintahan Situbondo pada Sabtu (25/10/2025), Rio menegaskan peringatannya.
Baca Juga: Pemkab Situbondo Salurkan Dana Rp372 Juta pada Korban Gempa, Transparansi Jadi Prioritas
“Para pimpinan sekolah dasar dan menengah pertama harus ingat, jangan sekali-kali melakukan manipulasi atau mencari keuntungan pribadi dari anggaran bantuan ini. Bila terbukti, saya pribadi yang akan membawa kasusnya ke jalur hukum,” tegasnya.
Bupati Situbondo Rio menjelaskan bahwa wilayahnya memperoleh alokasi dana sebesar sekitar Rp54 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk program perbaikan dan pembaruan fasilitas pendidikan pada periode anggaran 2025, yang wajib dikelola dengan integritas tinggi.
Anggaran pembenahan infrastruktur pendidikan tersebut dinilai sebagai wujud komitmen serius dari pemerintah pusat terhadap kemajuan sektor pendidikan di wilayah Situbondo, sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran demi dampak maksimal.
“Kami sudah berjuang keras mengajukan proposal agar mendapat persetujuan dari tingkat pusat, sampai akhirnya berhasil mendapatkan dana Rp54 miliar ini. Karena itu, gunakanlah dengan penuh amanah dan jangan berani mengambil bagian untuk kepentingan pribadi,” tegas Rio.
Sektor Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Menurut dia, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kualitas masyarakat, termasuk melalui peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran.
“Mutu pendidikan tidak cuma bergantung pada kegiatan pembelajaran di kelas, namun juga memerlukan dukungan kondisi bangunan dan fasilitas sekolah yang memadai. Sekali lagi saya tekankan, jangan sampai terjadi penyimpangan,” ujar Rio.
Sementara itu, Pejabat Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo Sopan Efendi menjelaskan bahwa untuk tahun berjalan, terdapat 89 institusi pendidikan dasar dan menengah pertama yang masuk dalam daftar penerima program perbaikan gedung.
Ia merinci bahwa dari total 89 sekolah yang akan diperbaiki, sebanyak 71 merupakan sekolah dasar baik negeri maupun swasta, sedangkan 18 sisanya adalah sekolah menengah pertama negeri dan swasta. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








