Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Program Asistensi Mengajar (AM) pada periode 26 Agustus hingga 6 Desember 2024.
Salah satu lokasi pelaksanaannya adalah SMAN 1 Batu, tempat mahasiswa UM menghadirkan pembelajaran interaktif di mata pelajaran Fisika.
Dalam pelaksanaan asistensi, mahasiswa ditempatkan di tiga kelas, yakni X-2, X-3, dan X-4, dengan total sembilan jam pelajaran setiap pekan.
Sebelum mengajar, mereka lebih dulu berdiskusi dan berkonsultasi dengan guru pamong untuk menyusun rencana pekan efektif, program semester, serta perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.
Setiap perangkat ajar disusun lengkap dengan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti PowerPoint, video interaktif, percobaan daring, Wordwall, Canva, Mentimeter, hingga sistem Computer Based Test (CBT) untuk ulangan harian.
Inovasi ini diharapkan mampu membantu siswa memahami konsep fisika dengan cara yang lebih menarik dan aplikatif.

Materi yang diajarkan meliputi topik pengukuran, klasifikasi metode ilmiah, dan pencemaran lingkungan.
Untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif, mahasiswa menggunakan berbagai model pembelajaran seperti Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Learning Cycle 5E, disesuaikan dengan karakteristik materi.
Melalui program ini, mahasiswa berupaya membangun persepsi baru tentang fisika—bukan lagi pelajaran yang sulit, tetapi ilmu yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Program Asistensi Mengajar UM di SMAN 1 Batu menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dan kreativitas dapat bersinergi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








