JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah mengejar target penuntasan proyek jalan seiring mendekatnya akhir periode anggaran. Intensitas curah hujan yang kian tinggi menjadi tantangan besar yang berpotensi menghambat progres pekerjaan.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran adanya pengabaian terhadap standar kualitas demi mengejar deadline. Namun, otoritas setempat menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan mutu melalui sistem kontrol yang lebih ketat.
PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember kini tengah berlomba melawan kalender untuk merampungkan berbagai proyek infrastruktur sebelum masa anggaran habis.
Rangkaian prosedur yang panjang dimulai dari pengumuman pemenang tender hingga finalisasi perjanjian menjadi hambatan tersendiri. Arief Liyantono, Pelaksana Tugas (Plt) PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember mengatakan bahwa pemenang tender sudah diumumkan, namun masih ada tahapan lanjutan.
“Mulai dari penunjukan hingga penetapan pemenang, semuanya harus melalui pengesahan kontrak,” kata Arief Liyantono pada Jumat (30/10/2025).
Menurutnya, alur birokrasi memerlukan durasi tertentu karena harus memverifikasi kapabilitas kontraktor. Khususnya untuk pemenang tender yang mengajukan harga di bawah 80 persen dari HPS yang membutuhkan evaluasi lebih mendalam.
Ia menekankan bahwa verifikasi ini bukan sekadar formalitas dokumen, melainkan juga penilaian terhadap kapasitas riil kontraktor dalam melaksanakan pembangunan jalan. Kehati-hatian tersebut diperlukan supaya mutu pembangunan tidak tergadaikan meski waktu pengerjaan sangat terbatas.
Usai penandatanganan kontrak, kata Arief, langkah selanjutnya adalah inspeksi awal atau MC0 (mutual check nol). Tahapan ini menuntut ketelitian tinggi dan sinergi dengan tim konsultan pengawas.
“MC0 membutuhkan waktu juga. Namun, kami optimis dalam pekan ini sudah memulai eksekusi di lokasi,” ungkapnya.
Saat ini, telah terdapat tiga lokasi yang mulai dikerjakan, dua berada di wilayah Kecamatan Gumukmas dan satu di area perkotaan. Sedangkan titik-titik perbaikan jalan lainnya akan dikerjakan secara berjenjang sampai penghujung tahun.
Arief menyatakan bahwa pengawasan kualitas menjadi prioritas utama yang dilaksanakan bersama lembaga independen. Pihaknya mengoptimalkan prosedur sesuai regulasi yang berlaku.
“Saat ini kami menggandeng konsultan pengawas dan laboratorium untuk pengendalian mutu. Setiap hasil pemeriksaan bersama akan menjadi acuan penyusunan jadwal supaya proyek segera terlaksana,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








