PASURUAN, Tugujatim.id – Tujuh orang dalam satu keluarga luka-luka akibat tanah longsor di Pasuruan. Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Taman, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (1/2) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengungkapkan, insiden tanah longsor terjadi pukul 18.15 WIB, tidak lama setelah wilayah itu diguyur hujan deras disertai angin kencang. Rumah milik Sugeng Iswanto tertimpa longsoran tebing yang berada di belakang bangunan.
“Material tebing yang labil lantas longsor dan menimpa rumah warga. Kami mendapat laporan resmi terkait kejadian ini sekitar pukul 22.12 WIB. Setelah itu tim langsung kami terjunkan untuk melaksanakan assesmen, evakuasi korban, serta menyalurkan bantuan kedaruratan,” ujat Sugeng pada Minggu (2/11).
Ketika terjadi longsor, anggota keluarga berada di dalam rumah. Akibat insiden tanah longsor tersebut tujuh orang mengalami luka-luka dan trauma.
Sugeng Iswanto mengalami luka di bagian kaki, sementara istrinya, Sumiaten, sempat pingsan karena sesak nafas. Anak mereka, Nero mengalami luka di kepala, dan Putri mengalami luka ringan. Sementara itu dua anggota keluarga lainnya yakni Intan dan seorang anak bernama Andre, mengalami trauma psikis.
Selain itu warga atas nama Ustad Solikhin di mana ketika kejadian berada di sekitar TKP juga mengalami luka di bagian kaki dan kemudian dirujuk ke RS Prima Husada untuk perawatan lebih lanjut.
“Total ada 7 orang korban. Mereka saat itu berada di dalam rumah dan tak sempat menyelamatkan diri karena longsor yang terjadi secara tiba-tiba,” ungkapnya.
Saat ini rumah korban tidak bisa ditempati dan akses menuju TKP kejadian masih tertutup material longsoran.
“Seluruh keluarga korban mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Sementara Ustad Solikhin masih di rawat di RS Prima Husada,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








