• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
tugujatim erupsi

Gunung Semeru Naik Level IV Awas, Awan Panas Muncul Tanpa Henti 

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
7 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Aktivitas Gunung Semeru menunjukkan peningkatan drastis. Badan Geologi Kementerian ESDM resmi menaikkan status dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada Rabu (19/11/2025) pukul 17.00 WIB, setelah rangkaian awan panas tercatat muncul tanpa jeda sejak siang hari.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa kenaikan status ini merupakan respons atas eskalasi aktivitas erupsi yang terekam oleh seluruh instrumen pemantauan.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

“Erupsi mulai terjadi pukul 14.13 WIB berupa awan panas beruntun. Amplitudo maksimum yang terekam mencapai 37 mm, menandakan energi erupsi yang sangat kuat. Visual puncak sempat tertutup kabut sehingga jarak luncur tidak bisa diamati,” kata Wafid dalam laporan resminya, pada Rabu, (19/11/2025)

Data kegempaan menunjukkan lonjakan aktivitas, mulai dari gempa letusan, guguran, hingga harmonik. Peningkatan paling mencolok terjadi pada gempa guguran, yang berkorelasi dengan semakin seringnya lava pijar meluncur ke arah Besuk Kobokan.

BACA JUGA: Gunung Semeru Naik Level III Siaga, BPBD Jatim: Akses Jembatan Gladak Perak Ditutup

“Gempa-gempa ini mengindikasikan masih adanya suplai magma dari bawah permukaan, bersamaan dengan pelepasan material melalui letusan dan hembusan,” jelas Wafid.

Ia menambahkan, analisis variasi kecepatan gelombang (dv/v) menunjukkan penurunan sejak pertengahan Oktober, yang menandakan adanya peningkatan tekanan di dekat permukaan tubuh gunung.

Meskipun deformasi tidak menunjukkan perubahan signifikan, tekanan bawah permukaan itu cukup untuk menempatkan Semeru dalam fase yang lebih berbahaya.

BACA JUGA: Erupsi Gunung Semeru: Guguran Awan Panas Meluncur 5 Km, Warga Lereng Dievakuasi Darurat

Dengan seiring naiknya status menjadi Level IV Awas, Badan Geologi mengeluarkan pembaruan rekomendasi zona bahaya yakni:

• Tidak ada aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak.

• Di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang berada dalam 500 meter sempadan sungai sepanjang Besuk Kobokan.

• Seluruh aktivitas dalam radius 8 km dari kawah dihentikan total karena potensi lontaran batu pijar.

Wafid menegaskan bahwa awan panas masih terus muncul hingga laporan disusun.

“Kami mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun relawan agar tidak mendekati zona berbahaya. Aktivitas awan panas masih berlangsung hingga laporan ini dibuat,” tegasnya.

Potensi Erupsi Susulan Masih Tinggi

Hingga saat ini, aktivitas awan panas belum menunjukkan tanda mereda. Badan Geologi memperingatkan bahwa potensi erupsi susulan masih sangat mungkin terjadi.

Wafid meminta masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi resmi.

“Situasi berkembang cepat. Informasi resmi hanya melalui kanal Badan Geologi dan aplikasi Magma Indonesia,” pungkbesar.

Dengan status Level IV, Semeru kini berada dalam fase paling kritis. Pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat diminta tetap siaga dan mematuhi seluruh rekomendasi untuk mencegah risiko lebih besar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Layla Aini

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita erupsi Gunung SemeruBPBD Jawa Timurerupsi Gunung SemeruGunung SemeruKabupaten LumajangLumajang
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
pendaki tertahan di Ranu Kumbolo

Ratusan Pendaki Tertahan di Ranu Kumbolo Pasca Letusan Gunung Semeru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID