• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga daging ayam.

Ilustrasi harga daging ayam yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir jelang Nataru. (Foto: dok. Istimewa)

Jelang Nataru, Harga Daging Ayam hingga Cabai di Tuban Meroket Bertahap

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Dua pekan terakhir, harga sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional Tuban mulai merangkak naik. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas harga daging ayam potong dan ayam kampung yang menjadi konsumsi harian warga.

Di lapangan, harga daging ayam potong kini tembus Rp40 ribu per kilogram, atau naik bertahap sekitar Rp5 ribu setiap minggu. Padahal, harga normalnya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Kondisi serupa juga terlihat pada ayam kampung yang kini berada di angka Rp75 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp65 ribu.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

Baca Juga: Gus Addin Kunjungi Peternakan Ayam Kader GP Ansor Diwek, Dorong Usaha Gotong Royong Berbasis Desa

Ari Thohar, salah satu pedagang daging ayam, mengatakan, kenaikan ini sudah diprediksi ketika permintaan mulai naik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

“Biasanya kalau masuk akhir tahun, permintaan meningkat. Dampaknya harga ikut naik,” ujarnya pada Jumat (05/12/2025).

Tidak hanya ayam, komoditas bumbu dapur pun ikut melonjak. Data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) menunjukkan tren kenaikan di hampir semua komoditas.

Permintaan Naik hingga Harga Cabai Terkerek

Harga cabai rawit merah kini melesat hingga Rp80 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya yang masih berada pada level Rp65 ribu. Para pedagang menyebutkan, pasokan dari daerah penghasil belum stabil, sementara permintaan terus naik.

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah. Komoditas yang banyak digunakan untuk kebutuhan harian ini kini dibanderol Rp48 ribu per kilogram, naik dari kisaran Rp42 ribu beberapa pekan sebelumnya.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah bergerak cepat. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten Tuban Gunadi menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) serta satgas pangan telah turun langsung memantau pergerakan harga di sejumlah pasar tradisional.

Menurut dia, pemerintah sedang menyiapkan sejumlah langkah untuk menahan laju kenaikan harga agar tidak semakin memberatkan masyarakat.

“Kami sudah cek ke pasar-pasar untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Upaya stabilisasi sedang dilakukan,” jelas Gunadi.

Salah satu langkah yang ditempuh ialah dengan menggelar pasar murah di berbagai titik. Program ini diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama pada komoditas yang sedang mengalami lonjakan.

Meski begitu, pemantauan terus dilakukan mengingat puncak permintaan diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal tahun. Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak membeli berlebihan agar harga tidak semakin tertekan.

Dengan tren kenaikan yang terjadi, pasar tradisional Tuban diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan sambil menunggu kebijakan stabilisasi harga memberi dampak lebih signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniHarga ayam di Kabupaten TubanHarga daging ayam TubanKabupaten Tuban hari iniKomoditas ayam di TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Remaja di Pujon.

Remaja di Pujon Korban Laka Ditemukan Tewas usai Terpental di Sungai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID