JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember mengalokasikan dana fantastis senilai Rp430 miliar khusus untuk skema pelayanan kesehatan gratis atau universal health coverage (UHC) prioritas 2026. Anggaran UHC ini menunjukkan kenaikan signifikan Rp64 miliar dari alokasi tahun berjalan yang tercatat Rp366 miliar.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan peningkatan anggaran ini dalam acara bertajuk Gus’e Menyapa yang berlangsung di Alun-Alun Rambipuji, Minggu (07/12/2025). Dengan gaya khas yang humoris, dia menggambarkan besaran anggaran UHC tersebut cukup untuk membeli es dawet bagi seluruh penduduk.
Baca Juga: 12 Ribu Peserta UHC Prioritas di Kabupaten Jember Dinonaktifkan, Ini Penyebabnya
Pernyataan jenaka itu langsung disambut gelak tawa para peserta yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga. Namun di balik candaan, Gus Fawait menegaskan alasan konkret di balik penambahan anggaran UHC secara drastis ini.
“Implementasi program tahun ini baru dimulai April, sementara 2026 akan berjalan penuh sejak Januari,” jelasnya.
Bupati Komitmen Semua Warga Akses Dilayani Kesehatan
Dia juga memberikan misi khusus kepada para hadirin untuk menjadi corong informasi program layanan kesehatan cuma-cuma ini kepada tetangga dan kerabat. Menurut dia, skema ini memberikan akses berobat tanpa biaya di seluruh fasilitas medis di Tanah Air.
Dengan tegas, Fawait menyatakan komitmennya bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak boleh ada lagi warga yang terhalang mengakses layanan medis karena ketiadaan dana. Baik untuk pengobatan umum maupun persalinan, semua dijamin gratis melalui program prioritas pemerintah pusat ini.
“Kendala biaya tidak lagi valid sebagai alasan. Warga Jember kini memiliki hak berobat gratis di puskesmas hingga rumah sakit mana pun di seluruh negeri,” tandas Gus Fawait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








