Tugujatim.id – Clash of Clans atau Coc, kembali memecah keheningan. Pengembang legendaris, Supercell, secara resmi meluncurkan pembaruan besar akhir tahun dengan menghadirkan markas baru yang telah lama dinantikan yaitu Town Hall 18.
Update kali ini bukan sekadar penambahan level, melainkan sebuah revolusi pertahanan yang akan mengubah total peta persaingan di Liga Perang Klan. Penasaran bukan? Yuk simak selengkapnya!
Dengan tema meteorit kosmik yang menabrak desa, Balai Kota 18 atau TH 18 hadir dengan desain visual yang memukau, didominasi warna biru bercahaya dengan retakan meteor. Namun, kejutan terbesar bukanlah estetika, melainkan sistem pertahanan yang OP parah.
Baca Juga: 8 Daftar Game Terbesar dan Populer Paling Dinantikan Tahun 2026: Siap Guncang Industri Gaming!
Pada TH 18, Supercell menghapus persenjataan bawaan Balai Kota, seperti yang dikenal pada Giga Inferno atau Poison Blast. Sebagai gantinya, mereka memperkenalkan unit pertahanan revolusioner bernama Guardians.
Guardians adalah unit layaknya Hero mini yang bertugas secara aktif berpatroli di sekitar Balai Kota, mencegah pasukan musuh langsung menargetkan markas utama.
Unit ini bukan sekadar senjata pasif, mereka bergerak dan menyerang, memaksa para Chief untuk memikirkan kembali setiap penempatan pertahanan dan jalur serangan.
Upgrade ke TH 18 membutuhkan biaya 25 Juta Gold dengan waktu pembangunan selama 14 hari, buat player yang kesabarannya setipis tisu mungkin ada baiknya kalau ditinggal mancing dulu deh!

Balai Kota ini sendiri memiliki 10.800 Hitpoints atau HP serta kapasitas penyimpanan 5 Juta Gold, 5 Juta Elixir, dan 50 Ribu Dark Elixir.
Inovasi pertahanan lainnya juga tidak kalah mencengangkan. Kini pemain dapat menggabungkan dua Menara Wizard biasa menjadi Super Wizard Tower. Menara gabungan ini mampu menyerang satu target dan menyalurkan serangan berantai chain damage, hingga ke 15 musuh terdekat.
Ancaman ini jelas menjadi mimpi buruk bagi formasi pasukan berkerumun seperti Cicak atau Kadal. Selain itu, pertahanan baru Revenge Tower juga hadir. Menara ini memiliki mekanisme unik, kekuatannya akan meningkat secara signifikan setiap kali sejumlah bangunan di desa dihancurkan oleh musuh. Semakin hancur desa kamu, semakin kuat amukan Revenge Tower ini.
Di lini serang, pasukan baru Meteor Golem yang sebelumnya hadir sebagai pasukan sementara, kini resmi menjadi unit permanen yang bisa dibuka di Baraks Level 19. Pasukan tank berbasis bebatuan kosmik ini mampu membelah dirinya melintasi tembok, dengan taktik serangan darat yang jauh lebih kompleks dan akurat.
Pembaruan ini juga disertai dengan level baru untuk berbagai bangunan seperti Air Defense, Multi Archer Tower, Bomb Tower, dan tentunya level Hero, Pasukan, Mantra, Mesin Pengepungan, serta Pet.
Dorong Pemain Adaptasi di Tingkat Lebih Tinggi
Dengan perubahan ini, Balai Kota 18 menandai era baru bagi Clash of Clans, mendorong pemain untuk beradaptasi dan mengasah strategi mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Update musim dingin 2025 ini diperkirakan menjadi salah satu pembaruan pertahanan terbesar dalam sejarah CoC.
Seperti yang sudah kalian ketahui Supercell resmi merilis Balai Kota 18 atau TH 18 di Clash of Clans sebagai update besar akhir 2025. Pembaruan bertema meteorit kosmik ini memperkenalkan perubahan penting pada sistem pertahanan.
Balai Kota 18 tidak lagi memiliki senjata bawaan seperti Giga Inferno, melainkan digantikan oleh unit pertahanan aktif baru bernama Guardians. Guardians sendiri berfungsi seperti Hero yang berpatroli dan mempertahankan area inti markas, memaksa pemain untuk merombak total penempatan pertahanan dan jalur serangan.
Inovasi lain termasuk Super Wizard Tower, hasil penggabungan dua Wizard Tower, yang dapat memberikan serangan berantai mematikan hingga 15 target, serta Revenge Tower yang kekuatannya meningkat seiring kehancuran desa. Pada sisi serangan, Meteor Golem resmi menjadi pasukan permanen yang mampu menembus tembok.
Dengan biaya 25 Juta Gold dan waktu 14 hari, TH 18 juga membawa peningkatan level untuk semua pertahanan dan pasukan, menjanjikan meta permainan yang lebih menantang dan strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fikri Azmy Fahrillah/Magang
Editor: Dwi Lindawati








