JAKARTA, Tugujatim.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jurnalis Tugu Jatim ID. Diki Febrianto, jurnalis Tugu Jatim ID biro Jember ini berhasil meraih juara dalam Kompetisi Jurnalisme Inspiratif CIMB Niaga. Dia memperoleh juara dalam kategori Kompetisi Jurnalisme Inspiratif 30 Kota CIMB Niaga.
Karya jurnalistik berjudul “CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jember lewat Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Bisnis Berkelanjutan” mengantarkannya menjadi salah satu jurnalis terbaik dalam ajang tersebut.
Untuk diketahui, jurnalis Tugu Jatim ID ini menjadi satu dari dua pemenang kategori daerah asal Jember. Bersama M. Abdul Basid, jurnalis Times Indonesia, yang juga mendapat apresiasi lewat karya berjudul “CIMB Niaga Gelontorkan Rp57,6 Triliun untuk Dukung Ekonomi Rendah Karbon”.
Diki mengaku momen pengumuman kemenangan datang secara tidak terduga. Saat itu, dia tengah melakukan peliputan bersama rekan-rekannya ketika informasi itu tersebar.

“Waktu diumumkan, teman-teman yang lihat waktu sedang liputan. Kemudian, saya lihat sendiri pengumumannya dan rasanya antara percaya dan tidak,” ujarnya.
Dia menyebut, sejak awal mengikuti kompetisi, dirinya tidak memasang ekspektasi tinggi untuk menang. Bagi dia, ajang tersebut lebih dilihat sebagai peluang untuk mencoba dan menyajikan karya terbaik.
“Sejak awal memang tidak berharap lebih. Ada peluang, ada opportunity, jadi kenapa tidak mencoba. Menang atau tidak itu urusan belakangan,” katanya.

Meski demikian, Diki menambahkan, pemilihan topik yang relevan dengan kondisi terkini serta kesesuaian dengan program CIMB Niaga, barangkali jadi salah satu faktor penting dalam penilaiannya.
“Saya mengangkat topik yang relevan dengan kondisi hari ini dan program CIMB itu sendiri. Mungkin itu yang jadi peluang besar,” jelasnya.

Dalam proses penulisan, dia mengaku menjalani semuanya secara mengalir tanpa patokan khusus, mengingat tidak adanya kisi-kisi penilaian dari penyelenggara.
“Strateginya, saya rasa sudah optimal, mulai dari pemilihan topik hingga penyusunan berita. Karena tidak ada kisi-kisi, jadi ya let it flow. Berusaha membuat tulisan yang sebaik mungkin,” tutur pria berkacamata ini.
Bagi dia, kemenangan ini bukanlah puncak pencapaian dalam hidupnya. Justru sebaliknya, penghargaan tersebut menjadi titik refleksi untuk melangkah lebih jauh.

“Kemenangan ini bukan capaian tertinggi dalam hidup saya. Justru ini jadi titik untuk mempertimbangkan bahwa ke depan saya harus bisa lebih dari yang sekarang,” ungkapnya.
Usai pengumuman, Diki juga mendapat undangan mengikuti acara penganugerahan CIMB Niaga pada 11-14 Desember 2025 di Bogor dan Jakarta. Dalam agenda tersebut, dia bersama beberapa jurnalis lainnya memperoleh banyak pengalaman berharga.
“Saya bertemu langsung dengan jurnalis-jurnalis senior yang selama ini saya lihat di layar televisi, seperti Aiman Witjaksono, Jeremy Teti, Rory Asyari, serta tim podcast Bocor Alus Politik Tempo,” ungkap dia.
Menurut dia, pengalaman dan wawasan para jurnalis senior tersebut menjadi refleksi penting untuk terus meningkatkan kapasitas diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan media digital saat ini.

Selain itu, dia juga mendapat pembekalan dari Strategic Insights & Investor Relations Head CIMB Niaga Teguh Sunyoto terkait pengolahan data serta pemahaman kinerja perbankan di balik angka.
“Materi tersebut sangat membuka wawasan, khususnya bagi jurnalis agar lebih memahami data dan konteks ekonomi secara mendalam,” beber dia.
Ke depan, dia berharap dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih sekaligus aktif mengikuti kesempatan serupa lainnya.
“Selain mempertahankan prestasi, ke depan saya ingin terus mencoba peluang-peluang serupa dan memberikan usaha yang optimal,” ujar Diki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








