MALANG, Tugujatim.id – Pucuk pimpinan Polresta Malang Kota bakal segera berganti dari Kombes Pol Nanang Haryono ke AKBP Putu Kholis Aryana.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri, AKBP Putu Kholis yang pernah menjabat sebagai Kapolres Malang bakal menduduki posisi sebagai Kapolresta Malang Kota.
Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781B/VII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi 1.086 perwira tinggi dan perwira menengah. Salah satunya yakni Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana didapuk menjadi Kapolresta Malang Kota.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono akan diangkat dalam jabatan barunya sebagai Dirreskrisus Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Diketahui, AKPB Putu Kholis memiliki rekam jejak mentereng di jajaran Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004 itu pernah menjadi Ajudan Wakapolri tahun 2011. Penanganan kasus kasus besar juga mewarnai jejak karirnya.
Saat menjadi Kanit III Subdit III Dittipidum Bareskrim tahun 2019, dia terlibat dalam penangkapan buronan kelas kakap Tjoko Tjandra di Malaysia.
Dia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjuk Priuk tahun 2021. Saat itu, ia menjadi sosok dibalik pengungkapan kasus besar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp14,8 miliar dari sindikat sabu lintas negara seberat 2 kilogram.
AKBP Putu Kholis sejatinya juga bukan nama baru di wilayah Malang. Tahun 2022 lalu, ia menjabat sebagai Kapolres Malang dan aktif dalam penanganan dampak pasca Tragedi Kanjuruhan.
Ia juga dikenal aktif menginisiasi pendampingan kepada keluarga korban, menyediakan fasilitas bantuan UMKM hingga menulis buku tentang pengalaman penanganan Tragedi Kanjuruhan sebagai bentuk refleksi serta pembelajaran bagi institusi.
Di sisi lain, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono yang akan menjabat sebagai Dirreskrisus Polda Kepulauan Babel merupakan sosok senior yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri.
Lulusan Akpol 2000 yang pernah menjabat sebagai Kapolres Tuban dan Kapolres Banyuwangi itu memiliki gaya kepemimpinan humanis, inovatif, berintegritas dan punya komitmen tinggi dalam memberantas narkoba.
Saat menjadi Kapolres Tuban, ia memimpin operasi pengungkapan pengedar narkoba dan membongkar jaringan peredaran miras oplosan terbesar di Indonesia yang beroperasi di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Di bawah kepemimpinannya, Polresta Banyuwangi juga sukses mengungkap jaringan sabu yang terhubung dengan Bali dan beberapa wilayah di Jatim. Ia juga sempat diganjar penghargaan dari Kapolda Jatim usai mengungkap peredaran sabu sebanyak 7 kilogram.
Berbagai penghargaan bergengsi juga mewarnai karirnya. Terbaru, penghargaan ASEAN Choice Award 2025 dalam kategori Most Care Woman and Children’s Leader atas kepeduliannya terhadap perlindungan perempuan dan anak. Bahkan juga Anugerah Sapta Aghita 2025 hingga Figur Inspirator Perlindungan Anak & Perempuan 2025.
Selain rotasi pimpinan di Polresta Malang Kota, Surat Telegram Kapolri juga merombak Polres Malang dan Polres Batu.
Kapolres Malang akan dijabat oleh AKBP Muhamad Taat Resdianto mengantikan AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno yang akan diangkat sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. AKBP Muhamad Taat Resdianto sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tulungagung.
Sedangkan Kapolres Batu akan dijabat oleh AKBP Aris Purwanto menggantikan AKBP Andi Yudha Pranata yang akan diangkat sebagai Kapolres Mojokerto. AKBP Aris Purwanto sebelumnya merupakan Kasubdit II Dirreskrimsus Polda Jatim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: M Sholeh
Editor: Darmadi Sasongko








