PASURUAN, Tugujatim.id – Nasib tragis menimpa seorang nelayan Pasuruan asal Dusun Sungi Tengah, Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Jatim. Korban bernama M. Sani, 34, yang tewas setelah tersambar petir ketika sedang cari kepiting di tengah cuaca ekstrem di wilayah perairan Katingan, Tlocor, Kabupaten Sidoarjo, Senin sore (02/02/2026).
Insiden berawal ketika korban bersama dengan dua temannya, yakni Mahfud, 45; dan Rohman, 45, pergi melaut sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka pergi ke arah perairan Katingan memakai perahu nelayan untuk mencari kepiting.
Baca Juga: Petani Tuban Tewas Tersambar Petir Saat Pulang dari Lahan
Akan tetapi, setibanya di TKP kejadian, pukul 17.30 WIB, cuaca memburuk. Hujan deras turun disertai petir menyambar. Kala itu korban sedang memegang kemudi kendali kapal.
“Sekitar pukul 18.00 WIB, korban tersambar petir hingga terjatuh ke dalam perahu,” ujar Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno pada Selasa (03/02/2026).
AKP Edi mengatakan bahwa saksi mata bernama Rohman mengaku merasa ada yang tidak beres ketika mesin kapal mendadak mati setelah disambar petir tersebut. Ketika menoleh ke belakang, saksi melihat korban M. Sani sudah tergeletak tidak bernyawa dengan luka bakar di sebelah dada kanan.
Rohman kemudian segera memanggil Mahfud guna membantu mengevakuasi korban.
“Mereka lantas membatalkan kegiatan melaut dan membawa jenazah kembali ke daratan melewati Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.
Sesampainya di darat, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Desa Sungi Wetan untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Akhir Oktober Jawa Timur Mulai Diguyur Hujan Petir, BMKG Jelaskan Penyebabnya
Terkait prosedur hukum, Edy menyatakan, pihak keluarga korban telah menerima kematian nelayan Pasuruan ini sebagai murni musibah dikarenakan faktor alam.
“Pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum ataupun otopsi di rumah sakit. Hal ini diperkuat dengan surat pernyataan yang dibuat keluarga, sehingga jenazah bisa segera dimakamkan,” pungkasnya.
Perairan Katingan Sidoarjo diketahui terkenal rawan badai petir, terutama di musim hujan. Kepolisian mengimbau para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca ketika akan hendak melaut demi keselamatan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








