TUBAN, Tugujatim.id – Warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jatim, mendadak tegang saat kobaran api muncul dari rumah milik Sanipan, Kamis (12/02/2026). Dugaan kebakaran rumah warga Tuban ini berasal dari kebocoran gas LPG saat kompor dinyalakan.
Api lalu cepat merembet ke sejumlah barang mudah terbakar di dalam rumah yang juga difungsikan sebagai toko kelontong itu. Peristiwa itu terjadi saat aktivitas rumah tangga baru saja dimulai.
Baca Juga: Kebakaran Rumah Setengah Miliar di Palang Tuban, Lansia Kolektor Barang Antik Tewas Terbakar
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, insiden bermula ketika istrinya hendak memasak menggunakan kompor gas. Sesaat setelah kompor dinyalakan, terdengar letupan yang diduga akibat kebocoran gas LPG. Api yang muncul langsung menyambar bensin literan yang tersimpan di dalam rumah.
Sekitar 20 liter bensin ikut terbakar. Kobaran api pun membesar dan melahap sebagian ruangan berukuran kurang lebih 3×7 meter dari total luas bangunan 7×16 meter.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan api sebelum merembet lebih luas ke bagian rumah warga Tuban lainnya.
Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 07.22 WIB. Dua unit fire truck dari Pos Damkar Mako dikerahkan ke lokasi bersama 10 personel.
Petugas Pembasahan Cegah Api Muncul Kembali
Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban H. Sutaji mengatakan, saat tim tiba pukul 07.32 WIB, api pokok sudah berhasil dipadamkan warga dan anggota yang baru kembali dari piket Pos Bancar.
“Begitu sampai di lokasi, tim langsung mengecek dan membasahi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelas Sutaji.
Proses pembasahan dilakukan hingga pukul 07.58 WIB guna mencegah potensi api muncul kembali. Petugas juga mendinginkan di sejumlah titik yang sebelumnya terbakar.
Baca Juga: Damkar Tuban Bakal Buka Pos di Bancar untuk Percepat Respon Kebakaran Wilayah Barat
Akibat kejadian tersebut, dua unit kulkas, 20 liter bensin, serta 10 dus terasi dilaporkan hangus terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp7.200.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebagian besar bangunan rumah dan toko beserta isinya berhasil diselamatkan. Dugaan sementara, kebakaran rumah warga Tuban dipicu kebocoran gas LPG yang kemudian menyambar bahan mudah terbakar di sekitarnya.
“Petugas mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,”tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








