MALANG, Tugujatim.id – Tanah longsor menerjang Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim, Jumat (13/02/2026), sekitar pukul 10.00. Akibat longsor Karangploso, saluran irigasi sawah warga di tiga dusun terputus.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, tanah longsor Karangploso terjadi pada dinding penahan tanah atau plengsengan di pinggir saluran irigasi.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Jember, 2 Rumah Warga Silo Nyaris Tertimbun
Plengsengan dan tanah longsor Karangploso memiliki tinggi 4 meter, lebar 10 meter, dan panjang delapan meter. Material longsor tutup saluran irigasi sehingga air tidak bisa mengalir ke sawah.
“Aliran irigasi untuk mengairi persawahan warga tersumbat,” ujar Sadono.
Dia mengatakan, air tidak bisa mengaliri sawah di wilayah Dusun Ngijo, Dusun Kedawung, dan Dusun Kagrengan. Ketiga dusun di Desa Ngijo.
Sadono mengatakan, petugas telah mendata dan menangani di lokasi kejadian. Kerugian materiil dalam insiden ini diperkirakan sejumlah Rp30 juta.
“Petugas dan warga telah karya bakti untuk membersihkan material,” imbuh Sadono.
Baca Juga: Tanah Longsor di Jember Tutup Akses Jalan di Mulyorejo Silo
Sehari sebelumnya, tanah longsor juga terjadi di Dusun Mendek, Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Kamis (12/02/2026), pukul 15.00. Tebing setinggi tujuh meter, lebar tujuh meter, dan panjang 10 meter longsor menutup akses jalan menuju kebun warga.
Tanah longsor di Lawang ini mengakibatkan kerugian materiil sejumlah Rp10 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam dua peristiwa di atas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








