MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kabar pencairan tunjangan hari raya (THR) untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN) termasuk TNI-Polri selalu menarik ditunggu setiap tahunnya. Sempat beredar kabar bahwa pencairan THR ASN di Mojokerto akan terlaksana pada awal puasa Ramadhan, namun pihak di daerah belum mendapat petunjuk resmi dari pusat.
“Belum ada surat resmi yang masuk,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati pada Rabu (18/02/2026).
Senada dengan Yo’ie, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mojokerto Amat Susilo juga belum mengetahui pasti informasi tersebut.
“Belum ada informasi resmi,” tandasnya.
Baca Juga: Gaji ASN di Kabupaten Malang Mulai Terbayar Secara Bertahap Setelah Sempat Terlambat
Sebelumnya, banyak informasi beredar bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran hingga Rp55 triliun untuk keperluan THR bagi ASN, termasuk anggota TNI dan Polri. Tidak hanya itu, Menteri Purbaya menarget pencairan THR ini untuk awal Ramadhan 2026.
Meski demikian, melansir dari laman CNN Indonesia, Menteri Purbaya belum dapat memastikan tanggal pasti pencairan tersebut.
“Di awal-awal puasa kami harap (THR) sudah bisa disalurkan,” kata Menteri Purbaya.
Masih dari laman CNN, alokasi anggaran untuk THR tahun ini muncul dalam proyeksi belanja negara pada kuartal pertama 2026. Proyeksi ini tembus hingga Rp809 triliun. Alokasi THR tersebut naik daripada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp49,9 triliun.
Pada tahun lalu, pemerintah pusat menggelontor anggaran THR untuk 9,4 juta aparatur. Aparatur ini terdiri dari ASN, PPPK, hakim, TNI-Polri hingga kalangan pensiunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








