Pasuruan, Tugujatim.id – 7 Sepeda Motor sempat tertimbun longsoran di Jalur Kawasan Bukit Kedaluh Wisata Bromo.
Tanah longsor terjadi di wilayah Bukit Kedaluh, jalur Wisata Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (25/2) pukul 01.00 WIB.
Longsor terjadi setelah hujan deras dan angin kencang mengguyur Kecamatan Tosari sejak Selasa (24/5).
Selain di Bukit Kedaluh, bencana tanah longsor juga terjadi di wilayah Bukit Dingklik, namun tidak menimbulkan kerugian meteriil.
Di wilayah Bukit Kedaluh,tebing setinggi 10 meter dengan panjang 20 meter longsor hingga menutup akses jalan raya. Sementara itu di Bukit Dingklik, tebing setinggi 5 meter dan panjang 10 meter longsor.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama longsor.
“Mulai Selasa pagi Kecamatan Tosari terjadi hujan deras dengan angin kencang. Kondisi tanah di wilayah perbukitan yang labil tak mampu menahan beban air hujan. Hingga terjadi longsor di Bukit Dingklik dan Bukit Kedaluh,” ujar Sugeng pada Rabu (25/2).
Sugeng memastikan tak ada korban jiwa pada insiden tanah longsor tersebut. Akan tetapi, terdapat tujuh unit sepeda motor tertimbun material longsoran.
“Untuk korban jiwa tidak ada. Sementara itu kerugian material ada tujuh kendaraan roda dua yang tertimbun longsoran di Bukit Kedaluh,” ungkapnya.
Material longsoran yang menutupi badan jalan juga sempat menutupi akses jalur wisata dari Wonokitri ke arah Penanjakan.Warga bersama perangkat desa, aparat Kecamatan, beserta petugas TNBTS, langsung melaksanakan pembersihan meterial longsoran dengan cara manual.
“BPBD Kabupaten Pasuruan akan menurunkan tim ke TKP untuk membantu upaya evakuasi dan assessmen. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Koramil dan Polsek Tosari guna memastikan situasi aman dan jalan raya bisa segera dilewati kembali,” imbuhnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga memberikan rekomendasi untuk memantau secara intensif kepada tebing-tebing yang rawan longsor di sekitar TKP serta memasang rambu-rambu peringatan bagi wisatawan.
Warga dan wisatawan yang hendak menuju ke wisata Bromo juga dihimbau agar tetap waspada, apalagi ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah perbukitan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








