Pasuruan, Tugujatim.id – Sebanyak 26 Pohon Tumbang, 15 Rumah Rusak dan seorang luka-luka di Pasuruan akibat angin puting beliung.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras terjadi di Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (4/3) malam. Akibatnya, hampir separuh dari total wilayah kecamatan di Kabupaten Pasuruan diterjang angin puting beliung.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengungkapkan sebanyak 12 kecamatan yang terdampak angin puting beliung.
“Dampaknya dirasakan hampir separuh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, yaitu ada 12 kecamatan yang terdampak angin puting beliung,” ujar Sugeng pada Kamis (5/3).
Data BPBD Kabupaten Pasuruan, tercatat 26 titik pohon tumbang di beberapa kecamatan. Kecamatan Winongan sebanyak 7 titik, Grati sebanyak 5 titik, Rejoso sebanyak 4 titik, Gondangwetan sebanyak 2 titik, kemudian masing-masing 1 titik di Kecamatan Sukorejo, Bangil, Lekok, Kraton, Purwodadi, Lumbang, Pandaan dan Nguling.
“Ada sebanyak 26 pohon tumbang dan juga 15 rumah dilaporkan rusak,” ungkapnya.
15 rumah warga yang mengalami rusak diantaranya 2 rumah rusak berat di Kecamatan Winongan, 1 rumah rusak berat di Kecamatan Rejoso, kemudian di Kecamatan Lekok 1 rumah rusak berat dan 1 kantor KUA rusak ringan.
Sementara itu, rumah dengan rusak sedang dikabarkan terjadi di Pasrepan, Puspo, Purwosari, Gondangwetan, Lumbang dan Purwodadi.
Selain itu satu orang warga menjadi korban paska tertimpa pohon tumbang di Kecamatan Pandaan. Korban mengalami patah kaki dan luka di kepala.
“Terdapat satu korban yang tertimpa pohon di Kecamatan Pandaan dan sudah dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.
Hingga saat ini, pihak BPBD Kabupaten Pasuruan bersama TNI-Polri dan relawan masih melakukan pembersihan material pohon tumbang di sejumlah lokasi serta melakukan pendataan lebih lanjut.
Warga dihimbau agar terus waspada terhadap potensi cuaca buruk susulan, mengingat angin kencang dengan intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi pada beberapa hari kedepan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








