PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Geliat Kawasan Gladak Serang tampak jauh berbeda dibandingkan sebelumnya, tepatnya sejak dijadikan pusat ‘keramaian’ baru. Kawasan Gladak Serang sendiri oleh Pemda Probolinggo bakal dijadikan Titik 0 Km Baru Probolinggo.
Keseharian selalu dipadati masyarakat yang datang untuk berbelanja, beraktivitas, hingga sekadar menikmati suasana bersama keluarga.
Sebelumnya titik 0 kilometer berada di Jalan Panglima Sudirman jalur pantura, sekitar 500 meter sisi barat Kantor Wali Kota. Rencana pemindahan ke Gladak Serang menjadi bagian dari pengembangan wilayah selatan dan mengacu pada keputusan Pemda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.
Pemindahan titik 0 kilometer ke kawasan Gladak Serang bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah berharap langkah ini mampu menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi antara wilayah selatan dan utara.

Dengan posisi yang lebih berada di tengah, Gladak Serang dinilai strategis sebagai titik temu aktivitas masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi agar tidak hanya terpusat di satu kawasan saja.
Sebelum rencana pemindahan tersebut, kawasan Gladak Serang sejatinya telah menunjukkan geliat ekonomi melalui aktivitas UMKM yang ramai dipadati pedagang kaki lima. Keramaian ini terlihat dari area bundaran hingga sepanjang Jalan Mastrip yang menjadi pusat aktivitas warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sekitar Gladak Serang mengalami peningkatan, terutama pada sore hingga malam hari.
Deretan pedagang kaki lima mulai memenuhi sisi jalan, menawarkan berbagai jenis kuliner dan kebutuhan masyarakat. Lampu-lampu dari lapak pedagang serta kendaraan yang hilir mudik menambah kesan hidup di kawasan yang sebelumnya cenderung sepi.
“Sejak ada rencana pindah titik 0 kilometernya, temen-temen juga ramai mau pindah jualan ke sini dan biasanya sore sampai malam lebih ramai yang datang,” ujar Rudi, salah satu pedagang kaki lima di kawasan Gladak Serang.
Menurutnya di siang hari sepi dan hanya ramai anak-anak sekolah. “Kalau siang begini sepi, Cuma ramai anak-anak sekolah saja,” ujarnya.
Perpindahan pusat keramaian ini secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil. Kehadiran masyarakat yang semakin meningkat membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi UMKM yang mulai tumbuh di kawasan Gladak Serang.
Tidak hanya pedagang, warga yang datang juga merasakan perubahan suasana dengan memanfaatkan kawasan ini sebagai tempat berkumpul atau sekadar bersantai.
Meski demikian, peningkatan aktivitas juga membawa tantangan tersendiri. Kepadatan kendaraan di jam-jam tertentu mulai dirasakan, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas dan penataan kawasan agar tetap nyaman dan tertib bagi semua pengguna jalan.
Dengan perubahan yang terjadi saat ini, Gladak Serang perlahan menjelma menjadi pusat keramaian baru di Probolinggo. Wajah baru kawasan ini menunjukkan dinamika perkembangan kota yang terus bergerak, sekaligus menjadi alternatif ruang publik bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Umi Kulsum/ Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








