NGAWI, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi menyusun roadmap penguatan Kampus 5 Ngawi, dalam rapat koordinasi teknis yang berlangsung Selasa (21/4/2026).
Dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, pertemuan itu menghasilkan sejumlah langkah konkret pengembangan kampus. Diantaranya, kedua pihak sepakat memperkuat kampus secara bertahap, mulai dari sisi akademik hingga dukungan sarana dan prasarana.
Direktur Polije Saiful Anwar mengatakan, rapat tersebut menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan Kampus 5 Ngawi.
“Rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung operasional dan fasilitas Kampus 5 Ngawi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan akademik, Polije menyiapkan pembukaan dua program studi (prodi) baru yang ditargetkan akan dibuka pada 2027 mendatang. Dua prodi itu, yakni Sarjana Terapan Teknologi Informasi dan program di bidang pertanian.
“Dua prodi ini kami siapkan untuk menjawab kebutuhan daerah, baik dari sisi transformasi digital maupun penguatan sektor pertanian,” jelasnya.

Pengembangan program studi teknologi informasi dinilai penting untuk mendukung percepatan layanan publik berbasis digital. Sementara itu, program studi pertanian diarahkan untuk memperkuat posisi Ngawi sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Di sisi lain, Pemkab Ngawi juga berkomitmen memberikan dukungan sarana dan prasarana, termasuk kebutuhan operasional kampus. Dukungan ini diperlukan mengingat Kampus 5 Ngawi masih dalam tahap pengembangan dan sebagian proses pembelajaran masih ditopang oleh sumber daya dari kampus utama.
Selain itu, kedua pihak turut menyusun rencana jangka menengah hingga panjang yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen, penguatan kurikulum berbasis industri, serta perluasan jejaring kerja sama dengan mitra strategis.
Saiful menambahkan, pengembangan bertahap ini ditargetkan mampu mendorong kemandirian Kampus 5 Ngawi.
“Harapannya dalam 6 hingga 8 tahun ke depan, Kampus 5 Ngawi dapat berkembang menjadi Politeknik Negeri Ngawi,” pungkasnya.

Dengan roadmap yang telah disusun, kolaborasi antara Polije dan Pemkab Ngawi diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








