BLITAR, Tugujatim.id – Image Pegadaian sebagai tempat ‘titip barang’ di akhir bulan perlahan mulai bergeser. Lembaga keuangan plat merah ini kini bertransformasi menjadi solusi finansial yang menyasar semua lapisan masyarakat, mulai dari segmen bawah, menengah, hingga atas.
Kepala Pimpinan Cabang (Pincab) Pegadaian Blitar, Nanang Siswanto mengatakan, seluruh produk dan layanan yang ditawarkan kini berorientasi sepenuhnya pada pemberdayaan masyarakat.
Ia menegaskan, Pegadaian hadir bukan hanya untuk urusan konsumtif, melainkan juga kebutuhan produktif yang mendukung ekonomi warga.
Sewa Modal Harian 0,09 Persen Jadi Unggulan
Untuk memberikan nilai lebih bagi nasabah, Pegadaian Blitar menerapkan sistem Gadai Kendaraan Harian yang sangat transparan. Keunggulan utamanya terletak pada tarif sewa modal yang sangat kompetitif dan ringan bagi masyarakat.

“Keunggulan utamanya terletak pada tarif sewa modal yang hanya dihitung harian, yakni sebesar 0,09 persen per hari. Hal ini tentu sangat meringankan bagi nasabah yang hanya memerlukan pinjaman dalam jangka waktu pendek,” ujar Nanang.
Selain tarif harian yang rendah, besaran administrasi yang ditetapkan juga cukup kompetitif. Sebagai contoh, untuk uang pinjaman di rentang lebih dari Rp2,5 juta hingga Rp5 juta, nasabah hanya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp35 ribu saja.
Selain itu, rasio taksiran kendaraan ditentukan berdasarkan pilihan jatuh tempo, di mana untuk jangka waktu 15 hari, rasio taksirnya bisa mencapai angka yang cukup tinggi yakni 96 persen.
Gadai Kendaraan Jadi Primadona Modal Cepat
Hingga saat ini, portofolio gadai memang masih menempati posisi yang jauh lebih besar dibandingkan instrumen investasi atau modal kerja lainnya di wilayah Blitar. Nanang menjelaskan bahwa hal ini dikarenakan sifat gadai yang sangat fleksibel bagi nasabah, baik untuk kegiatan konsumtif maupun produktif.
“Betul, portofolio gadai itu lebih fleksibel, baik untuk kegiatan konsumtif, produktif, atau keperluan lainnya. Memang nasabah kami masih sering kami temui untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga banyak untuk modal usaha hingga biaya pendidikan,” ungkapnya.
Salah satu produk yang menjadi andalan masyarakat adalah Gadai Kendaraan yang memberikan kemudahan kredit dengan jaminan kendaraan roda dua maupun roda empat. Faktor keamanan pun menjadi prioritas utama karena barang jaminan berupa kendaraan nasabah disimpan di tempat yang aman dan telah diasuransikan.
Layanan ini juga menawarkan fitur pembayaran yang bervariasi serta masa pinjaman yang bisa diperpanjang berulang kali, sehingga memberikan rasa tenang bagi nasabah yang sedang memutar modal usahanya.
Prosedur Pengajuan Ringkas dan Cepat
Masyarakat yang ingin mengakses layanan di Pegadaian Blitar cukup melengkapi persyaratan administratif yang ringkas.
Persyaratannya fotokopi kartu identitas atau KTP yang masih berlaku, menyerahkan barang jaminan kendaraan yang disertai BPKB dan STNK asli, serta melampirkan bukti keabsahan BPKB dan hasil cek fisik kendaraan dari SAMSAT. Prosedur ini dirancang sedemikian rupa agar masyarakat segera mendapatkan solusi keuangan tanpa birokrasi yang rumit.
Langkah pengajuannya dimulai dengan mengunjungi kantor Pegadaian terdekat dan mengisi formulir pengajuan. Setelah kendaraan beserta dokumen diserahkan, tim penaksir akan menilai nilai kendaraan untuk menentukan jumlah pinjaman.
Jika nasabah setuju, proses dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Bukti Gadai (SBG), dan dana pinjaman bisa diterima saat itu juga, baik melalui tunai maupun transfer bank.
“Kami hadir untuk memastikan semua segmen masyarakat mendapatkan akses keuangan yang mudah dan aman. Apapun kebutuhannya, Pegadaian siap menjadi solusi finansial terpercaya di Blitar,” tandanya.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy Bisnis Area Surabaya 1, Deputy Bisnis Area Surabaya 2, Deputy Bisnis Area Pemekasan, Deputy Bisnis Area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Moch. Luki Azhari / Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








