TUBAN, Tugujatim.id – Kebakaran toko di Tuban menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah dan seorang warga terluka.
Api tiba-tiba membesar dari sebuah bangunan rumah yang juga difungsikan sebagai toko milik Geger, warga Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Minggu (26/04/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.19 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api terus membesar dan melalap bagian toko beserta isinya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu hanya bisa berupaya sebisanya sambil menunggu petugas datang.
Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, H. Sutaji, menuturkan bahwa laporan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim ke lokasi.
“Kami menerima laporan pukul 16.19 WIB, kemudian tim langsung bergerak. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB, api sudah cukup besar dan membakar bagian toko,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan tiga unit armada, masing-masing dari Pos Damkar Bancar, Pos Damkar Jatirogo, dan Mako Damkar Tuban. Tujuh personel diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak semakin meluas.
Petugas berjibaku memadamkan api yang terus berkobar. Selain fokus pada titik utama, mereka juga berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
“Personel langsung melakukan pemadaman sekaligus pengendalian agar api tidak menjalar ke rumah lain,” jelas Sutaji.
Setelah kurang lebih satu jam penanganan, api utama akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB. Namun, proses belum berhenti. Petugas masih melanjutkan pembasahan hingga pukul 18.59 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Dari hasil pendataan sementara, bagian bangunan yang terbakar diperkirakan seluas 7×10 meter dari total luas bangunan sekitar 7×27 meter. Selain menghanguskan toko dan barang di dalamnya, api juga sempat merembet dan merusak sebagian atap rumah milik tetangga.
“Untuk dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik,” imbuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, satu orang mengalami luka bakar ringan. Korban adalah Sofiatun, istri pemilik rumah, yang mengalami luka di bagian kaki kiri.
“Satu korban mengalami luka ringan dan sudah ditangani di puskesmas,” terang Sutaji.
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir cukup besar. Untuk bangunan dan isi toko diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Sementara kerusakan pada rumah tetangga ditaksir sekitar Rp5 juta.
Di sisi lain, pihak pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran. Respons cepat dinilai menjadi kunci untuk menekan risiko dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








