SURABAYA, Tugujatim.id – Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB sempat heboh, setelah terjadinya tawuran. Aksi tersebut terjadi saat malam pengesahan warga baru salah satu perguruan silat di Surabaya. Akibat insiden ini, tiga orang dikabarkan menjadi korban.
Salah satu warga, Agus (42) mengatakan, awalnya ia hendak tidur, tiba-tiba dikejutkan dengan suara orang berlari. Ia lantas keluar dan melihat suatu di luar, ia melihat sekelompok pemuda saling serang. “Pas dilihat itu ada bentrok, sehingga semua warga terbangun, itu bentrok antar pemuda,” ujar Agus.
Agus menyebut, tak tahu pasti siapa kelompok yang terlibat bentrok. Sebab, kebanyakan dari mereka menutupi wajahnya. “Mereka membawa tongkat, besi, kayu, ada yang bawa petasan sehingga warga kaget,” ucapnya.
Saksi lain yang merupakan anggota pesilat mengatakan, bentrok ini bermula ketika sejumlah oknum pesilat yang sedang konvoi menuju tempat pengesahan di Kenjeran Park. Diduga ada kelompok yang memprovokasi rombongan konvoi.
“(Yang memprovokasi) lari masuk kampung, dikejar arek-arek sampai masuk kampung,” ungkap anggota pesilat yang tidak ingin disebut namanya ini.
Suasana kampung terlihat mencekam. Terlebih, berapa di antara meraka membawa senjata tajam. Peristiwa ini sempat membuat warga resah. Beberapa warga bahkan terbangun dan menghalau kelompok tersebut agar bentrok tak semakin menjadi.
Beruntungnya, tak berapa lama ada petugas dari kepolisian dan TNI datang berusaha menghalau aksi mereka. Situasi pun mulai kondusif.
Dari keterangan petugas polisi di lapangan menyebut ada satu orang menjadi korban jiwa. Satu orang luka berat dan telah dibawa ke rumah sakit. Selain itu, saru orang warga berinisial YD turut menjadi korban dalam insiden ini. YD terlihat terkapar penuh dengan luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M. Khaesar
Editor: Mochamad Abdurrochim








