KOTA BLITAR, Tugujatim.id – Ketegangan menyelimuti perlintasan kereta api sebidang JPL 190 Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar, Selasa malam (28/04/2026). Seorang saksi mata menceritakan detik-detik mencekam saat KA Commuter Line Dhoho menghantam truk Hino R10 di tengah upaya warga yang gagal menyelamatkan kendaraan tersebut.
Dodi Kurnia, seorang karyawan swasta yang berada di lokasi, menuturkan, peristiwa bermula sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, sebuah truk Hino bernomor polisi DA 1898 TI melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang.
Baca Juga: Jadwal Kereta Surabaya-Malang Terbaru 2026: Simak Pilihan Jam, Harga Tiket, dan Fasilitasnya!
Terjebak di Tengah Palang Pintu
Menurut Dodi, sirene perlintasan sebenarnya sudah mulai berbunyi dan palang pintu sudah dalam proses menutup. Namun, posisi truk sudah terlanjur berada di tengah-tengah palang.
“Mau ngerem kayaknya sudah tidak kuat truknya. Akhirnya tetap jalan, tapi belum sampai tengah (melintasi rel), kepalanya sudah di sekitar area rel. Setelah itu langsung terjadi benturan keras,” ungkap Dodi kepada Tugujatim.id.
Dia menambahkan, suara dentuman akibat tabrakan KA Dhoho tersebut terdengar sangat kencang dan mengejutkan warga sekitar Kelurahan Sananwetan.
Upaya Warga Gagal, Kereta Sempat Mengerem
Saksi lain, Baihaqi, juga seorang karyawan swasta, menyebut, masinis KA Dhoho (KA 408) sebenarnya sudah berupaya meminimalkan dampak benturan. Mengingat jarak JPL 190 dengan Stasiun Blitar cukup dekat, kereta tidak melaju dalam kecepatan tinggi.
“Untuk kereta tadi sudah ngerem juga, kan jarak dari stasiun dekat sini, jadi tidak terlalu kencang. Ada suara rem keretanya,” jelas Baihaqi.
Dia menceritakan suasana kepanikan sesaat sebelum tabrakan terjadi. Sopir truk sempat turun dan berteriak meminta bantuan warga. Awalnya, warga mengira posisi truk masih dalam jarak aman untuk didorong.
“Sopir turun minta tolong, kami semua ke sana bersama warga sekitar. Sempat mencoba dorong tapi tidak kuat, dan posisi kereta sudah semakin dekat. Baru setelah itu semua warga lari menghindar,” tambahnya.
Dua Awak Truk Selamat
Berdasarkan keterangan saksi, di dalam truk tersebut terdapat dua orang, yakni sopir dan kernet. Keduanya berhasil keluar dari kendaraan sebelum benturan terjadi sehingga terhindar dari cedera fatal. Benturan keras tersebut membuat bagian depan truk Hino ringsek tak berbentuk.
Hingga berita ini dilaporkan, petugas kepolisian dan pihak KAI masih melakukan proses evakuasi truk Hino yang mengalami kerusakan di bagian depan tersebut. Arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol masih dipantau padat oleh kerumunan warga yang ingin melihat lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Moch. Luki Azhari
Editor: Dwi Lindawati








