• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Fenomena pelangi.

Keindahan fenomena pelangi yang memiliki warna-warni dalam mitos dan faktanya. (Foto: Pexels)

7 Mitos dan Fakta di Balik Warna-warni Fenomena Pelangi, Yuk Kupas Asal-Usulnya!

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Hiburan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Fenomena kemunculan dua pelangi pada 28 April 2026 sore hari di Surabaya menjadi daya tarik warga untuk mengabadikan momen tersebut. Namun, apakah kamu tahu bahwa kemunculan fenomena pelangi ini juga kerap kali dikaitkan dengan mitos-mitos dari mana asalnya?

Karena itu, Tugu Jatim bakalan kasih tahu kamu apa saja fenomena pelangi dalam mitos dan fakta. Yuk simak!

You might also like

Webtoon YLAB Universe.

7 Webtoon YLAB Universe Paling Seru, Cocok untuk Penggemar Aksi dan Drama Sekolah

01/07/2026 11:33 AM
Stasiun dengan penumpang terbanyak.

Daftar Stasiun dengan Penumpang Terbanyak, Tersibuk di Jalur Kereta Surabaya-Malang Tahun 2026

29/06/2026 2:07 PM

Baca Juga: Pelangi Biru, Layanan Baru Pengantin di Tuban Dapat KTP dan KK usai Ijab Kabul

Kisah di Balik Mitos Fenomena Pelangi dari Berbagai Versi

Melansir dari beberapa situs, terdapat beberapa mitos tentang dari mana asal-usul datangnya pelangi di antaranya pot emas, seorang utusan Yunani, legenda naga china, dewa yang dipukul dari belang oleh angin, jembatan nenek moyang, busur pelangi, hingga warna yang berkelahi.

1. Pot Emas

Mitos pertama dari kemunculan pelangi adalah adanya pot emas yang disimpan di ujung pelangi. Kisah ini berasal dari Irlandia dan kisah ini bermula dari keberadaan seorang suami istri yang berprofesi sebagai petani dan hidup kaya raya dari hasil bertani mereka.

Namun karena kekayaan itulah mereka menjadi pasangan yang sombong yang kemudian kesombongan mereka itu membuat leprechaun marah dan mengutuk mereka. Kemudian kekayaan yang mereka miliki, oleh leprechaun disimpan di dalam sebuah pot emas yang keberadaanya konon berada di ujung pelangi.

2. Seorang Utusan Yunani

Dalam mitologi Yunani, kisah awal mula keberadaan pelangi ini berasal dari keberadaan Dewi Iris sebagai pembawa pesan dari surga ke bumi. Pada zaman dahulu, ketika seseorang menyaksikan adanya pelangi di langit, maka mereka dianggap tengah menyaksikan Dewi Iris melakukan perjalanannya dari surga melintasi dunia dan lautan untuk menyampaikan pesan dari para dewa kepada manusia.

Oleh karena ini, dalam mitologi Yunani Dewi Iris digambarkan sebagai personifikasi dari pelangi. Kehadirannya selalu dianggap sebagai tanda harapan yang tentu saja merupakan tanda yang disambut baik dibandingkan dengan banyak dewa lain.

3. Legenda Naga China

Mitos asal-usul dari pelangi yang ketiga adalah legenda Naga China. Dalam budaya Tiongkok, pelangi dianggap sebagai naga yang bersemayam di langit antara surga dan bumi.

Gambaran naga dalam budaya Tiongkok ini merupakan seekor naga berkepala dua dan badan yang melengkung sama seperti bentuk dari pelangi. Konon katanya, jika seseorang melihat pelangi di atas langit maka dia sedang melihat naga yang kepalanya turun ke bumi untuk meminum air yang ada di lautan.

4. Dewa Yang Dipukul dari Belakang oleh Angin

Di Filipina, terdapat mitologi dan cerita rakyat tentang kemunculan pelangi yaitu dianggap sebagai Dewa Yang Dipukul dari Belakang Oleh Angin. Kisah ini bermula dari orang-orang tua di Panay meyakini bahwa hujan adalah air mata Tungkung Langit yang menangis karena merindukan istrinya yang bernama Alunsina, yang telah tiada.

Sementara itu, suku Manobo percaya bahwa hujan terjadi karena Diwata sedang menuangkan air dari langit ke bumi. Dalam cerita masyarakat Ibanag, hujan digambarkan sebagai air mata orang-orang yang dikurung di awan oleh raksasa besar, karena mereka melanggar perintahnya.

Kemudian dalam kisah masyarakat Ibaloy, pelangi dianggap sebagai sosok dewa laki-laki. Bentuknya yang melengkung dipercaya terjadi karena ia pernah dipukul dari belakang oleh Angin, setelah ketahuan menggoda istri Angin.

Baca Juga: Tebing Pelangi Tuban yang Memukau, Destinasi Terbaik untuk Berlibur dengan Wahana Menantang dan Spot Instagramable

5. Jembatan Nenek Moyang

Selanjutnya ada mitos bahwa pelangi adalah jembatan nenek moyang. Mitos ini berasal dari Jepang dimana diyakini bahwa pelangi merupakan jembatan langit atau dalam bahasa Jepang disebut (Niji no Hashi).

Jembatan pelangi nenek moyang diyakini sebagai jembatan langit yang menghubungkan bumi dan surga. Jembatan ini diyakini menjadi jalur untuk roh leluhur turun ke bumi atau kembali ke surga dan dianggap sebagai simbol keindahan juga harapan.

6. Busur Pelangi

Mitos selanjutnya tentang pelangi yaitu pelangi digambarkan sebagai sebuah busur. Hal ini terjadi karena bentuk pelangi yang dianggap melengkung menyerupai busur.

Kisah bermula dari mitologi Hindu di India, pelangi dipercaya sebagai busur milik para dewa, terutama Dewa Indra yang dikenal sebagai dewa hujan dan petir. Pelangi ini disebut Indradhanush atau “busur Indra” yang diyakini digunakan untuk melawan kejahatan dan melindungi dunia. Selain itu, kemunculan pelangi setelah hujan juga dianggap sebagai tanda berkah dari para dewa.

7. Warna yang berkelahi

Mitos terakhir tentang kemunculan pelangi juga disebut-sebut datang dari keberadaan warna yang berkelahi tentang siapa yang paling bermanfaat untuk kehidupan. Perkelahian tersebut berlangsung cukup lama dengan tiap-tiap warna yang menyombongkan seberapa penting dan bermanfaatnya keberadaan mereka.

Namun, perkelahian tersebut akhirnya disadarkan oleh hujan, bahwa semua warna memiliki manfaat dan kepentingan mereka masing-masing. Kesadaran itulah yang pada akhirnya membuat tiap-tiap warna akhirnya mulai akur dan mulai menghargai sesama hingga membentuk sebuah pelangi.

Itulah ketujuh mitos terkait keberadaan pelangi dari berbagai macam versi. Namun tentunya di balik itu semua terdapat fakta tersendiri dari kemunculan pelangi.

Fakta dari Kemunculan Pelangi di Langit setelah Hujan

Pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang menarik dan terjadi melalui proses optik yang melibatkan cahaya matahari dan tetesan air hujan di udara. Ketika sinar matahari memasuki tetesan air, cahaya tersebut mengalami perlambatan dan pembelokan atau pembiasan karena berpindah dari udara ke medium air yang lebih padat. Di dalam tetesan air, sebagian cahaya juga dipantulkan, lalu keluar kembali dengan kondisi sudah terurai menjadi berbagai warna.

Proses ini dikenal melalui tiga tahapan utama, yaitu refraksi (pembiasan), refleksi (pemantulan), dan dispersi (penguraian cahaya). Saat cahaya dibiaskan, tiap panjang gelombang akan dibelokkan dengan sudut berbeda. Hal inilah yang menyebabkan cahaya putih matahari terpecah menjadi spektrum warna seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, hingga ungu yang tampak sebagai pelangi.

Agar pelangi dapat terlihat, terdapat beberapa kondisi yang harus terpenuhi. Tetesan air harus masih melayang di udara, biasanya setelah hujan. Selain itu, posisi matahari harus berada di belakang pengamat, dan langit di depan relatif cerah agar sinar matahari dapat mencapai tetesan air tanpa terhalang awan.

Itulah cerita fenomena pelangi dalam mitos dan fakta. Dengan demikian kamu jadi tahu kan bahwa pelangi bukan sekadar pemandangan indah yang asalnya dari berbagai macam kisah mitos, tetapi faktanya, pelangi adalah hasil dari interaksi kompleks antara cahaya dan air yang mengikuti prinsip-prinsip ilmiah.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana perbedaan medium dan panjang gelombang cahaya dapat menghasilkan warna-warna yang memukau di langit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Devi Ismayanti/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Asal muasal pelangiFakta pelangi warna warniFenomena pelangi adalahMitos pelangiPelangi adalahPembentukan pelangi
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Webtoon YLAB Universe.

7 Webtoon YLAB Universe Paling Seru, Cocok untuk Penggemar Aksi dan Drama Sekolah

by Dwi Linda
01/07/2026 11:33 AM
0

KOREA, Tugujatim.id – Dunia komik modern tak hanya memiliki Marvel dan DC sebagai semesta yang menghubungkan banyak karakter. Industri webtoon...

Stasiun dengan penumpang terbanyak.

Daftar Stasiun dengan Penumpang Terbanyak, Tersibuk di Jalur Kereta Surabaya-Malang Tahun 2026

by Dwi Linda
29/06/2026 2:07 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jalur kereta api Surabaya-Malang menjadi salah satu koridor transportasi paling sibuk di Jawa Timur. Setiap hari, ribuan...

Pandalungan 2

Sepekan Beroperasi, KA Pandalungan 2 Diserbu Ribuan Penumpang, Sinyal Kuat Kebutuhan Transportasi Jember-Jakarta

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 6:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id — Kereta Api (KA) Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir mulai menunjukkan tren positif setelah resmi beroperasi perdana pada 18...

Jalur kereta paling ramai di Jawa Timur.

Jalur Kereta Paling Ramai di Jawa Timur, Rute Surabaya-Malang Menjadi Salah Satu yang Tersibuk?

by Dwi Linda
19/06/2026 8:11 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jalur kereta paling ramai di Jawa Timur menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat. Selain menawarkan waktu...

Next Post
Rombongan takziah.

Rombongan Takziah Kecelakaan di Kenduruan Tuban, 1 Korban Tewas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID