TUBAN, Tugujatim.id – Perjalanan rombongan warga dari Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, yang hendak takziah ke Blora berujung kecelakaan. Insiden yang menimpa rombongan takziah tersebut terjadi di Jalan Raya Jatirogo–Jepon, tepatnya di Desa Sidohasri, Kecamatan Kenduruan, Selasa (28/04/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kendaraan yang ditumpangi rombongan berupa Isuzu Elf bernomor polisi K-7181-NY dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal setelah pengemudi kehilangan kendali. Akibat peristiwa itu, satu orang penumpang meninggal dunia, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Detik-Detik KA Dhoho Tabrak Truk di Blitar, Saksi Mata Ungkap Kronologinya!
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara ke selatan. Di tengah perjalanan, sopir berupaya menghindari motor dari arah berlawanan yang tidak diketahui identitasnya.
“Pengemudi berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan, namun diduga kurang dapat menguasai kemudi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke area persawahan,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).
12 Penumpang Lain Luka-Luka
Kondisi tersebut membuat kendaraan rombongan takziah tergelincir dan menyebabkan seluruh penumpang mengalami benturan. Dari total penumpang, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Wasir, 55, warga Dusun Mundu, Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar. Dia mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, 12 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat yang bervariasi. Mereka langsung dilarikan ke RSUD R. Ali Manshur Jatirogo untuk mendapatkan perawatan medis.
“Sebagian besar korban mengalami luka ringan dan satu orang luka berat. Saat ini semuanya sudah mendapatkan penanganan di rumah sakit,” jelasnya.
Pengemudi kendaraan, Damin, 45, juga termasuk dalam daftar korban luka. Dia diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja di sektor swasta.
Baca Juga: Pasca Kecelakaan KA Dhoho vs Truk di Blitar, Polisi Selidiki Unsur Dugaan Kelalaian
Berdasarkan hasil sementara, kecelakaan ini dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal akibat kendaraan tergelincir. Dugaan awal menyebut faktor kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama, terutama karena kurangnya konsentrasi saat berkendara.
“Faktor manusia masih menjadi dugaan utama, yakni kurang hati-hati dan kurang fokus saat mengemudi,” tambah Eko.
Rombongan takziah diketahui berangkat dengan tujuan melayat ke wilayah Blora. Namun nahas, perjalanan tersebut justru berubah menjadi musibah yang menyisakan duka bagi keluarga korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








