• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kayutangan Heritage.

Pengunjung bisa menyusuri Kayutangan Heritage dengan berjalan kaki untuk berfoto. (Foto: Pinterest/Ziziy)

Jalan Kaki di Kayutangan Heritage Malang Rasa Eropa, Budget Full buat Nongki Estetik dan Jajan Murah

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Jalan-jalan ke kawasan wisata heritage barangkali identik budget yang tidak sedikit. Tapi, hal itu tidak berlaku jika berkunjung ke Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jatim, yang terkenal dengan spot estetik serasa di Eropa dan kuliner murahnya.

Terkadang budget ke wisata heritage untuk tiket masuk, biaya parkir, hingga nongkrong di tempat estetik kerap membuat pengeluaran membengkak tanpa terasa. Tapi, wisata di kawasan Kayutangan Heritage yang berada di tengah kota ini justru menjadi salah satu pilihan favorit anak muda karena tetap bisa dinikmati tanpa harus menguras dompet terlalu dalam.

You might also like

Wisata Banyuwangi

Wisata Banyuwangi yang Disebut Mirip Raja Ampat, Sudah Pernah Datang?

30/06/2026 9:31 AM
Bukit Teletubbies Bromo

Bukit Teletubbies Bromo: Daya Tarik, Lokasi, dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

30/06/2026 8:20 AM

Baca Juga: Depot Kayutangan Malang, Kuliner Legendaris Selalu Ramai Pengunjung.

Banyak pengunjung datang ke Kayutangan Heritage bukan hanya untuk sekadar berburu makanan, melainkan juga menikmati suasana khas kota lama yang sulit ditemukan di tempat lain. Deretan bangunan dengan nuansa kolonial tempo dulu, gang-gang kecil yang dipenuhi detail klasik, hingga lampu-lampu jalan yang mulai menyala saat sore menjelang malam menjadi daya tarik tersendiri.

Tidak sedikit pula yang sengaja datang tanpa agenda khusus selain jalan-jalan santai atau berfoto sambil menikmati atmosfer kawasan tersebut.

Hal menarik lainnya, kawasan ini cukup ramah untuk wisata hemat. Pengunjung tidak harus duduk di kafe mahal atau membeli banyak hal agar tetap bisa menikmati pengalaman berwisata di Kayutangan Heritage.

Kayutangan Heritage Malang.
Salah satu sudut di Kayutangan Heritage yang kerap jadi spot favorit pengunjung untuk berfoto sambil menikmati suasana. (Foto: Pinterest/Chan)

Cukup berjalan kaki menyusuri area heritage, suasana lawas yang berpadu dengan kehidupan modern Kota Malang sudah bisa memberikan pengalaman tersendiri. Terlebih lagi, banyak spot foto yang tersebar hampir di setiap sudut kawasan.

Untuk masuk ke area Kayutangan Heritage, pengunjung hanya perlu membayar tiket sekitar Rp5 ribu per orang. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bebas menjelajahi kawasan heritage dan berburu berbagai spot foto estetik yang tersebar di sepanjang gang. Tidak heran jika kawasan ini selalu ramai, terutama saat akhir pekan dan menjelang malam hari.

Selain menawarkan suasana kolonial yang khas, Kayutangan Heritage juga memiliki beberapa tempat nongkrong kecil yang tersembunyi di sela-sela gang. Kehadiran kafe-kafe ini membuat pengalaman berjalan-jalan terasa lebih lengkap karena pengunjung bisa beristirahat sambil menikmati makanan atau minuman tanpa perlu keluar dari kawasan heritage. Menariknya lagi, sebagian besar tempat tersebut masih mempertahankan nuansa bangunan lawas sehingga tetap menyatu dengan atmosfer Kayutangan secara keseluruhan.

Wisata Kayutangan Heritage.
Hamur Mbah Ndut, kafe ini memiliki suasana sederhana dengan konsep rumahan khas tempo dulu di Kayutangan Heritage. (Foto: Pinterest/Ncaa)

Salah satu tempat yang cukup sering menjadi tujuan pengunjung adalah Hamur Mbah Ndut. Kafe ini memiliki suasana sederhana dengan konsep rumahan khas tempo dulu. Interiornya didominasi furnitur kayu dan dekorasi bernuansa vintage yang membuat pengunjung merasa seperti sedang bertamu ke rumah lama di tengah kota. Tempat ini cocok untuk pengunjung yang ingin beristirahat sejenak setelah berkeliling area heritage.

Menu yang ditawarkan di Hamur Mbah Ndut juga masih tergolong ramah di kantong. Pengunjung bisa menemukan minuman dan makanan ringan dengan kisaran harga sekitar Rp10 ribu hingga Rp30 ribu.

Beberapa pengunjung biasanya memilih duduk santai sambil menikmati kopi atau minuman hangat sembari menikmati suasana gang heritage yang tidak terlalu bising. Suasananya terasa tenang, cocok untuk mereka yang ingin menikmati sisi klasik Kayutangan dengan lebih santai.

Selain itu, ada pula Kios Mera yang cukup populer di kalangan anak muda. Dibandingkan Hamur Mbah Ndut yang terasa lebih tradisional, Kios Mera menawarkan suasana yang lebih modern namun tetap menyatu dengan nuansa heritage di sekitarnya. Tempat ini sering menjadi pilihan pengunjung yang ingin nongkrong sambil berfoto karena desain tempatnya cukup estetik dan memiliki banyak sudut menarik.

Pilihan menu di Kios Mera juga cukup beragam, mulai dari kopi, minuman segar, hingga camilan ringan. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu tergantung menu yang dipilih.

Meski terlihat modern, suasana di sekitarnya tetap terasa hangat karena berada di tengah kawasan heritage dengan gang kecil dan bangunan lawas di kanan kiri jalan. Saat malam hari, suasana tempat ini biasanya terasa semakin nyaman karena cahaya lampu kawasan heritage membuat area sekitar tampak lebih hidup.

Pilihan lainnya yang tidak kalah menarik adalah Kedai Kopi Rumah 1870. Sesuai namanya, tempat ini membawa konsep rumah lawas yang masih mempertahankan karakter bangunan jadul. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga merasakan pengalaman nongkrong di bangunan dengan nuansa klasik yang cukup kuat.

Kedai Kopi Rumah 1870 memiliki suasana yang cenderung tenang dan nyaman untuk duduk lebih lama. Beberapa sudut ruangan masih mempertahankan detail arsitektur lama yang membuat tempat ini terasa unik dibandingkan kedai kopi modern pada umumnya.

Untuk harga menu, pengunjung bisa menyiapkan budget sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu untuk menikmati minuman dan makanan ringan di tempat ini.

Kayutangan Heritage di Malang.
Suasana Kayutangan Heritage yang kerap jadi spot foto favorit pengunjung. (Foto: Pinterest/Orvhicth_)

Ketiga tempat tersebut bisa menjadi pilihan singgah di sela kegiatan berkeliling dan berburu foto di Kayutangan Heritage. Karena lokasinya masih berada di dalam kawasan heritage, pengunjung tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk menemukan tempat beristirahat. Konsepnya yang menyatu dengan suasana sekitar juga membuat pengalaman nongkrong terasa berbeda dibandingkan kafe pada umumnya.

Jika dihitung secara keseluruhan, budget yang diperlukan untuk menikmati Kayutangan Heritage sebenarnya masih cukup terjangkau. Tiket masuk Rp5 ribu ditambah minuman dan atau camilan di salah satu kafe sekitar Rp15 ribu hingga Rp30 ribu sudah cukup untuk menikmati suasana kawasan heritage selama beberapa jam. Bahkan, banyak pengunjung yang datang hanya untuk berjalan santai sambil menikmati suasana tanpa harus mengeluarkan banyak uang tambahan.

Baca Juga: Ekspansi 2 Kawasan Kayutangan dan Suhat, Wali Kota Malang Usul Bangun Skywalk ke Bank Dunia

Jalan-jalan ke Kayutangan Heritage pun tidak selalu identik dengan pengeluaran besar. Apalagi jika tujuan utama datang ke kawasan tersebut memang untuk menikmati suasana dan atmosfer kota lama yang khas. Kawasan ini menawarkan pengalaman sederhana yang justru terasa menarik karena pengunjung bisa menikmati sisi klasik Kota Malang tanpa harus membuat dompet boncos.

Di sisi lain, Kayutangan juga memberikan dua pengalaman yang berbeda bagi pengunjung. Jika ingin menikmati wisata santai dengan budget hemat, area heritage sudah cukup memberikan pengalaman yang lengkap.

Namun, bagi yang ingin mencoba suasana nongkrong yang lebih modern dan memiliki budget lebih, deretan kafe yang berada di sepanjang jalan utama Kayutangan juga bisa menjadi pilihan menarik untuk disambangi setelah puas berkeliling kawasan heritage.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Maulida N/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kayutangan HeritageBerita Kota Malang hari iniJalan-jalan di Kayutangan HeritageKayutangan Heritage Kota MalangKayutangan Heritage MalangKota Malang hari iniMalang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Wisata Banyuwangi

Wisata Banyuwangi yang Disebut Mirip Raja Ampat, Sudah Pernah Datang?

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 9:31 AM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Wisata Banyuwangi selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di ujung timur Pulau Jawa....

Bukit Teletubbies Bromo

Bukit Teletubbies Bromo: Daya Tarik, Lokasi, dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 8:20 AM
0

Tugujatim.id – Bukit Teletubbies Bromo bukan cuma numpang terkenal karena namanya yang unik. Spot ini justru jadi salah satu destinasi...

Kereta Ekonomi Favorit

Kereta Ekonomi Favorit Warga Jawa Timur, Tiketnya Masih Ramah Kantong

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 7:06 AM
0

Tugujatim.id - Kereta api ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Timur untuk bepergian antarkota. Selain menawarkan tarif yang terjangkau,...

Mie pedas Malang.

Pecinta Mie Pedas Malang Wajib Coba, Viral hingga Bikin Ketagihan

by Dwi Linda
29/06/2026 6:35 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mie pedas Malang memang nggak pernah sepi peminat. Tapi jujur saja, pertanyaan yang paling sering muncul sekarang...

Next Post
Bukit Paralayang Batu.

Bukit Paralayang Batu, City Light Malang dari Ketinggian: Best Place Buat Nembak Gebetan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID