MALANG, Tugujatim.id – Pemkot Malang akan mengembangkan ekspansi dua kawasan ikonik yaitu Kayutangan Heritage dan Soekarno-Hatta (Suhat). Salah satunya dengan mengusulkan ke bank dunia pembangunan di dua kawasan itu.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan, detail konsep telah diajukan ke bank dunia.
“Kami usulkan ada dua kawasan, yakni kawasan integrasi Kayutangan dan Suhat,” kata Wahyu.
Baca Juga: Terbongkar Izin Tak Resmi, Pedagang Takjil di Suhat Malang Ngaku Kecewa Bayar Sewa Lapak
Menariknya, dia mengatakan, pengembangan dua kawasan itu juga mengusulkan membangun skywalk atau jalur pedestrian layang untuk memperkuat daya tarik.
“Mungkin akan sama-sama ada (skywalk). Tapi dengan ornamen berbeda. Satu mengusung heritage kolonial dan satunya milenial,” ungkapnya.
Soal anggaran, Wahyu belum bisa memastikannya. Dia mengatakan, inginnya sebanyak-banyaknya anggaran.
“Kami kan baru usul. Kami belum tahu anggarannya. Kalau saya sih maunya sebanyak-banyaknya,” kata dia.
Rencananya, dia mengatakan, akan ada ekspansi daya tarik destinasi. Wahyu rencananya mengitegrasikan Kayutangan dengan berbagai titik potensial, seperti Alun-Alun Merdeka, DKM, Pasar Splendid, Tarekot, Monumen Tugu Balai Kota Malang, Stasiun Malang, hingga Kampung Warna-Warni Jodipan.
“Ini akan jadi kawasan terintegrasi menjadi satu kesatuan. Termasuk penataan PKL, parkir, dan khususnya destinasi wisata yang tertata. Sudah ada konsep, secara keseluruhan sudah kami sampaikan ke bank dunia. Mereka tarik dengan konsep ini,” imbuhnya.
Sementara di kawasan Suhat akan dikembangkan menjadi kawasan milenial. Pembangunan skywalk diproyeksikan semakin memperkuat daya tarik ikon destinasi pusat kuliner Kota Malang itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








