• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Festival Egrang Tanoker

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria bersama Pemkab Jember menghadiri pembukaan Festival Egrang Tanoker ke-14 di Desa Ledokombo, Jember, Sabtu (9/5/2026). Festival ini menjadi upaya pelestarian permainan tradisional di tengah derasnya arus digitalisasi. (Foto / dok Diskominfo Jember)

Festival Egrang Tanoker Jember Kembali Digelar, Permainan Tradisional Jadi Media Pendidikan Karakter

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in Advertorial, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Festival Egrang Tanoker kembali digelar di Desa Ledokombo, Kabupaten Jember, sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus media pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi.

Festival Egrang Tanoker ke-14 resmi diluncurkan pada Sabtu (9/5/2026) dengan mengusung tema “Membangun Harmoni Komunitas Melalui Permainan Tradisional”. Agenda budaya tahunan tersebut melibatkan masyarakat, relawan, komunitas pendidikan, hingga tokoh budaya dari berbagai daerah.

You might also like

LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

01/07/2026 12:13 PM
Pegadaian Blitar.

Tak Hanya Emas dan Kendaraan, Petani Bisa Gadai Traktor di Pegadaian Blitar

01/07/2026 10:25 AM

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, serta sejumlah pegiat budaya dan masyarakat Ledokombo.

Dalam sambutannya Nezar Patria menegaskan, permainan tradisional seperti egrang masih sangat relevan bagi generasi muda di tengah ledakan teknologi digital saat ini.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional melalui aktivitas yang mengandung nilai kehidupan.

“Permainan egrang mengajarkan keberanian, keseimbangan, kerja sama, dan semangat untuk bangkit ketika jatuh. Nilai-nilai seperti ini sangat penting untuk membangun karakter generasi muda Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai Festival Egrang Tanoker bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi telah berkembang menjadi ekosistem sosial yang menggerakkan pendidikan, ekonomi masyarakat, hingga penguatan identitas budaya lokal.

Baca Juga : Festival Egrang Jember, Wamen PPPA Serukan Pentingnya Permainan Tradisional di Era Digital 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Jember terhadap konsistensi Tanoker dalam menjaga budaya lokal selama 14 tahun terakhir.

Ia menyebut, di tengah derasnya globalisasi dan perkembangan teknologi digital, tradisi tetap harus menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

“Di tengah geraknya arus globalisasi dan teknologi digital, ada satu hal yang tidak boleh hilang, yaitu jati diri bangsa. Festival Egrang Tanoker adalah wujud nyata bahwa tradisi tidak pernah kehilangan relevansinya,” sambung dia.

Selain itu, permainan egrang bukan hanya warisan budaya, tetapi juga media pendidikan karakter yang mengajarkan keseimbangan hidup, ketekunan, keberanian, fokus, sportivitas, dan kerja sama.

Festival Egrang Tanoker
saat pertunjukan Festival Egrang Tanoker

Di sisi lain, Penasihat Tanoker Ledokombo Suporahardjo menceritakan perjalanan komunitas Tanoker yang bermula dari gerakan sederhana bersama anak-anak desa hingga berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang dikenal secara nasional.

Tanoker bahkan pernah menerima penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 atas kontribusinya dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berbasis komunitas

“Kami tumbuh bersama komunitas, bersama ibu-ibu, lansia, relawan, dan anak-anak muda. Festival ini bukan hanya milik Tanoker, tetapi milik masyarakat,” tukasnya. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di     Google News Tugujatim.id

Penulis: Feni Yusnia

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: berita jemberBerita Kabupaten Jember hari iniFestival Egrang Tanoker JemberFestival tradisionalJemberKabupaten JemberKabupaten Jember hari inipermainan tradisional
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

by Dwi Linda
01/07/2026 12:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Studi Gender dan Kependudukan (PGK) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pegadaian Blitar.

Tak Hanya Emas dan Kendaraan, Petani Bisa Gadai Traktor di Pegadaian Blitar

by Dwi Linda
01/07/2026 10:25 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Di tengah menjamurnya berbagai lembaga keuangan non-bank berbasis digital, eksistensi Pegadaian Blitar sebagai penyedia modal cepat dengan...

Pemkot Blitar.

Imbas Pertamax Naik, Pemkot Blitar “Sunat” Volume Perjalanan Dinas demi Hemat Anggaran

by Dwi Linda
01/07/2026 9:06 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Lonjakan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang menyentuh Rp16.250 per liter memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar harus...

Cuaca Jawa Timur.

Cuaca Jawa Timur 1 Juli 2026: Kabut dan Udara Kabur Jadi Sorotan Utama di Banyak Wilayah

by Dwi Linda
01/07/2026 8:01 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jawa Timur pada Rabu (01/07/2026) dipenuhi kabut, asap, dan udara kabur di banyak wilayah, terutama dari kawasan...

Next Post
Hafalan Al-Qur'an

Hafalan Al-Qur’an Masuk Jalur Prestasi SPMB SMP Jember 2026

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID