SURABAYA, Tugujatim.id– Minat masyarakat terhadap investasi emas terus mengalami peningkatan di Pegadaian Jemursari, Surabaya. Tidak hanya untuk kebutuhan investasi jangka panjang, banyak warga juga memanfaatkan emas sebagai aset yang mudah dicairkan saat membutuhkan dana cepat.
Di Pegadaian Jemursari, layanan gadai emas hingga pembelian emas batangan masih menjadi produk favorit masyarakat. Selain dinilai aman, emas juga dianggap memiliki nilai yang cenderung stabil dan lebih menguntungkan dibanding instrumen investasi lainnya.
Pimpinan Cabang Pegadaian Jemursari, Surabaya, Lukman Hakim mengatakan untuk pembiayaan emas atau gadai emas saat ini targetnya telah tercapai sekitar 30 persen, untuk periode Januari hingga Mei 2026.
“Jadi untuk periode Januari hingga Mei ini target pembiayaan emas di Pegadaian Jemursari sudah tercapai sekitar 30 persen. Nantinya dengan berjalannya waktu tentu akan meningkat karena sudah banyak masyarakat yang sadar manfaat investasi emas,” kata Lukman, Rabu, (20/05/2026).
Lukman menambahkan emas memiliki banyak kelebihan dibandingkan instrumen investasi lain, seperti karena mudah dicairkan (liquid) dan harganya cenderung stabil atau naik dalam jangka panjang, menjadikannya pilihan ideal untuk diversifikasi aset.
“Emas ini mudah dicairkan, jadi seumpama sewaktu waktu butuh dana bisa langsung dijual atau digadaikan. Kalau investasi lain kan biasanya butuh waktu berapa lama dulu,” tambahnya.
Baca Juga : Pegadaian Bojonegoro Genjot Transaksi Emas Lewat Promo Tring! Hingga Mei 2026

Apalagi dengan adanya aplikasi Tring tentu semakin memudahkan masyarakat, karena bisa langsung menjual atau menggadaikan emasnya melalui smartphone tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian. Tentu inovasi ini merupakan terobosan baru dari Pegadaian untuk menjawab kebutuhan nasabah yang memiliki mobilitas tinggi.
“Jadi buat nasabah yang waktunya sedikit atau sibuk sehingga tidak bisa datang langsung ke kantor, bisa langsung lewat aplikasi Tring. Semua bisa dilakukan lewat genggaman tangan. Menu nya lengkap, layanannya juga lengkap, jadi tidak perlu antri,” paparnya.
Emas Batangan Sangat Diminati Masyarakat
Sebagai salah satu instrumen investasi, banyak masyarakat menyimpan emas dalam bentuk batangan dari pada perhiasan. Hal ini karena Alasan utamanya adalah selisih harga jual kembali (buyback) yang lebih tinggi. Emas batangan tidak dikenakan biaya pembuatan yang mahal, sehingga keuntungan investasinya jauh lebih maksimal dibandingkan perhiasan yang mengalami potongan harga cukup besar.
“Jadi memang kalau untuk investasi banyak orang memilih emas batangan ya, jadi yang bukan untuk dipakai, tetapi disimpan. Beda sama jaman dulu ya, orang beli emas memang untuk dipakai, jadi belinya bentuk perhiasan,” ungkapnya.
Apalagi menyimpan emas di Pegadaian sudah pasti terjamin keamanannya. Masyarakat dapat menyimpan emas dalam bentuk elektronik lewat aplikasi Tring maupun secara fisik langsung di kantor Pegadaian Jemursari atau cabang terdekat.
“Untuk yang beli di aplikasi Tring kan dapatnya emas elektronik, itu kalau mau dicetak juga bisa. Ukurannya macam macam bisa 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Husni Habib
Editor: Mochamad Abdurrochim








