BLITAR, Tugujatim.id – PNM berkomitmen penuh dalam mendukung kelestarian alam melalui aksi nyata gerakan penanaman 29.000 pohon secara masif.
Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli untuk merawat ruang hidup masyarakat sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan di tingkat akar rumput.
Aksi penghijauan ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari pihak kewilayahan, salah satunya dari Camat Sananwetan Kota Blitar, Purwanto. Menurut dia, langkah ini menjadi wujud nyata dalam menjaga bumi tetap hijau, menjaga ketersediaan air yang melimpah, serta menjamin keseimbangan kehidupan di masa depan.
“Terima kasih dan apresiasi yang setingi-tingginya kepada PNM atas kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan khususnya kepada area yang membutuhkan penghijauan serta sebagai wujud nyata dalam ikut menjaga bumi tetap hijau, air melimpah dan kehidupan terjamin seimbang, semoga kegiatan kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan di masa mendatang bisa berkelanjutan dan semakin banyak lapisan masyarakat yang menerima manfaatnya,” kata Purwanto dalam rilis yang diterima, Jumat (05/06/2026).
Untuk wilayah Blitar sendiri, aksi penanaman tersebar di beberapa titik strategis. Di wilayah Kota Blitar, lokasi penanaman dipusatkan di Lapangan SMA 1 Blitar dan sekitar Wisata Kali Karplos. Sementara untuk wilayah Kabupaten Blitar, penghijauan menyasar Kampung Madani Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi.
Gerakan di Blitar Serentak di 58 Cabang
Gerakan di Blitar ini merupakan bagian dari aksi serentak yang diinisiasi oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di 58 cabang di seluruh Indonesia. Lembaga keuangan plat merah yang selama ini dikenal melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera tersebut, kini memperluas kepeduliannya ke aspek lingkungan.

Dalam gerakan ini, setiap cabang menanam minimal 500 bibit pohon sehingga terakumulasi secara menyeluruh menjadi total puluhan ribu pohon tersebut di seluruh Indonesia. Ini menjadi ikhtiar sederhana untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, tempat mereka bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga.
Gerakan ini juga menjadi kelanjutan dari semangat RE3 FOR-E, sebuah kampanye keberlanjutan yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap akses literasi. Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas UMKM, Ratusan Nasabah PNM Bojonegoro Ikuti Penguatan Usaha di Tuban
Nilai yang sama kemudian diteruskan melalui program PNM Mengajar, yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Melalui rangkaian tersebut, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Sebab pada akhirnya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama.
Dari rangkaian tersebut, manfaat yang ingin dihadirkan tidak hanya berhenti pada kegiatan, tetapi tumbuh bersama masyarakat yang merasakannya secara langsung. Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana: lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, dan kehidupan yang perlahan bergerak ke arah yang lebih baik. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Moch. Luki Azhari
Editor: Dwi Lindawati








