• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Surabaya.

Harga barang di Surabaya masih terpantau stabil usai kenaikan Pertamax. (Foto: Husni Habib/Tugu Jatim)

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

Dwi Linda by Dwi Linda
4 hours ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta merta menyebabkan kenaikan harga yang akan mengganggu daya beli masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, BBM yang mengalami kenaikan harga adalah Pertamax yang merupakan bahan bakar non subsidi. Yang mana harganya akan mengalami penyesuaian secara berkala sesuai dengan harga minyak dunia.

You might also like

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM
Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

12/06/2026 8:22 PM

“Pertamax itu bukan BBM subsidi. Yang subsidi itu Biosolar dan Pertalite,” kata Baktiono, Jumat (12/06/2026).

Baca Juga: Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Warga Probolinggo Mulai Beralih ke Pertalite

Sebagai BBM non subsidi, Pertamax memang banyak dipilih oleh masyarakat karena memiliki kandungan Ratio Octane Number (RON) lebih tinggi dibanding Pertalite, sehingga pembakaran mesin jadi lebih sempurna.

Dengan pembakaran yang lebih sempurna, dia mengatakan, tentu membuat kendaraan lebih irit dan hemat bahan bakar, dan juga membantu merawat mesin kendaraan agar lebih awet.

“Memang banyak warga memilih Pertamax karena RON-nya lebih tinggi,” tambah Baktiono.

Banyak Faktor Jadi Penentu Kenaikan Harga

Terkait efek kenaikan harga Pertamax, menurut dia, hal ini tidak otomatis membuat harga sektor transportasi dan distribusi barang menjadi lebih mahal. Dikarenakan tidak semua kendaraan operasional menggunakan BBM jenis Pertamax, justru banyak kendaraan yang menggunakan Pertalite karena memang harganya yang lebih murah.

“Tidak semua kendaraan operasional menggunakan BBM nonsubsidi tersebut. Apakah seluruh kendaraan angkutan menggunakan Pertamax? Kan tidak!” paparnya.

DPRD Surabaya Pertamax.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono saat mengikuti jajak pendapat. (Foto: Husni Habib/Tugu Jatim)

Banyak hal yang menjadi faktor naiknya barang dan jasa selain harga BBM. Apalagi penggunaan BBM subsidi sudah diatur hanya untuk kendaraan tertentu, seperti menggunakan barcode dari Pertamina. Oleh sebab itu masyarakat tidak perlu risau, untuk BBM bersubsidi pemerintah akan mempertahankan harga agar tidak terjadi kenaikan.

“Kenaikan harga jenis Pertamax tidak bisa langsung dijadikan alasan utama kenaikan harga kebutuhan pokok di masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Pertamax Melonjak hingga Rp16.250 Per Liter, Warga Jember Ketar-ketir Kebutuhan Pokok Ikut Naik

Oleh sebab itu untuk mendukung data beli masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang makin sulit, dirinya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memastikan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memudahkan masyarakat, khususnya dalam mengakses layanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.

Di tengah kondisi ekonomi yang makin sulit, masyarakat membutuhkan layanan yang mudah diakses tanpa proses birokrasi yang berbelit-belit. Layanan yang sangat diperlukan antara lain adalah kesehatan dan bantuan sosial.

“Yang dibutuhkan masyarakat itu layanan yang mudah seperti kesehatan dan bantuan sosial. Kedua hal ini dapat membantu masyarakat ditengah tekanan ekonomi saat ini,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Husni Habib

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD Surabaya terbaruBerita Kota Surabaya hari iniHarga Pertamax naik Juni 2026Kenaikan harga PertamaxKota Surabaya hari iniSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

Lowongan kerja Surabaya.

6 Lowongan Kerja Surabaya Terbaru: Gaji UMR + Fresh Graduate Bisa

by Dwi Linda
12/06/2026 3:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kabar baik bagi pencari kerja di Kota Pahlawan karena sejumlah perusahaan dan pelaku usaha kembali membuka lowongan...

Tirta Amerta.

Tirta Amerta: Cara Warga Merjosari Malang Meruwat Mata Air dan Ingatan Ekologis

by Dwi Linda
12/06/2026 2:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Di tengah pesatnya laju pembangunan dan riuhnya kehidupan perkotaan, warga Kelurahan Merjosari, Kota Malang, Jatim, mengambil langkah...

Next Post
Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID