BLITAR, Tugujatim.id – Menyimpan aset masa depan tidak lagi melulu harus dalam bentuk uang tunai (rupiah) atau deposito bank konvensional. Di tengah fluktuasi ekonomi, Pegadaian Blitar mengajak masyarakat untuk melirik instrumen investasi emas sebagai langkah cerdas menyelamatkan nilai aset dari inflasi.
Asisten Manager Non Gadai Pegadaian Blitar Reza Shauma Yudha menjelaskan, dari tahun ke tahun nilai emas cenderung mengalami kenaikan yang stabil dan tidak linier dengan nilai tukar rupiah. Menariknya, di Pegadaian, emas tidak hanya sekadar disimpan di rumah atau di safe deposit box, melainkan bisa “bekerja” sendiri untuk menghasilkan keuntungan tambahan bagi pemiliknya.
Baca Juga: Manjakan Nasabah, Pegadaian Blitar Hadirkan Gadai Express: Uang Cair tanpa Keluar Rumah!
“Masyarakat yang memiliki saldo tabungan emas minimal 5 gram kini bisa mendepositokannya di Pegadaian. Melalui program Deposito Emas ini, nasabah akan mendapatkan imbal hasil kurang lebih 1 persen dalam setahun. Pilihan tenornya pun fleksibel, mulai dari 3, 6, 9 bulan, hingga 1 tahun,” kata Reza saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).
Bikin Emas “Bekerja” lewat Deposito, Amankan Rupiah dari Inflasi
Keuntungan ganda pun menanti nasabah. Selain mendapatkan persentase imbal hasil tahunan, nilai aset nasabah otomatis ikut berkembang seiring kenaikan harga emas dunia. Layanan ini juga dinilai jauh lebih aman karena disimpan dalam bentuk digital, sehingga bebas dari risiko kehilangan fisik.
Lantas, bagaimana cara bagi masyarakat atau calon nasabah di Blitar yang ingin memulai tetapi belum memiliki modal emas langsung sebesar 5 gram?
Reza membeberkan bahwa Pegadaian Blitar menyediakan solusi lewat sub-produk bernama Tabungan Emas Rencana. Layanan ini merupakan pembiayaan pembelian emas secara angsuran, baik dalam bentuk emas fisik maupun saldo digital.
“Misalkan nasabah punya target dalam 6 bulan atau 1 tahun ke depan ingin punya emas 5 gram untuk didepositokan. Caranya sangat mudah, nasabah cukup membayar uang muka (down payment/DP) di awal sebagai tanda jadi. Sisa pembayarannya bisa diangsur sesuai dengan kesepakatan tenor dan kemampuan finansial nasabah,” papar Reza.
Modal 5 Gram Terpenuhi, Nasabah Siap Dulang Keuntungan Berkala!
Setelah masa kredit angsuran selesai dan saldo tabungan emas mencapai minimal 5 gram, nasabah bisa langsung melangkah ke produk Deposito Emas untuk mendulang keuntungan berkala.
Di Blitar sendiri, tren investasi ini disambut positif oleh masyarakat. Banyak nasabah aktif yang mulai mengalihkan saldo tabungan emas mereka ke instrumen deposito untuk mengoptimalkan profit. Terlebih, ekosistem investasi emas di Pegadaian kini sudah saling terintegrasi.
“Emas yang ada di tabungan atau fisik di rumah juga bisa digunakan nasabah untuk mendaftar porsi haji hingga pembiayaan umrah di Pegadaian. Semua edukasi dan pengelolaan investasi ini bisa dieksplorasi dengan sangat mudah oleh masyarakat melalui aplikasi Tring! by Pegadaian,” pungkasnya.
Informasi lebih lanjut datang ke Pegadaian Cabang Blitar di Jalan Merdeka, Kota Blitar. Masyarakat bisa konsultasi via Pegadaian Call Center di nomor 1500 569 atau unduh aplikasi Tring! by Pegadaian di Google Play Store dan App Store.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy Bisnis Area Surabaya 1, Deputy Bisnis Area Surabaya 2, Deputy Bisnis Area Pemekasan, Deputy Bisnis Area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Luki Azhari
Editor: Dwi Lindawati








