BLITAR, Tugujatim.id – Di tengah antusiasme musim keberangkatan haji tahun ini, masyarakat Blitar kini dihadapkan pada tantangan masa tunggu (waiting list) yang mencapai 27 tahun. Menanggapi hal tersebut, Pegadaian Blitar hadir memberikan solusi konkret bagi warga yang ingin mengamankan porsi haji lebih awal dan terencana.
Melalui seminar eksklusif yang digelar di Hotel Puri Perdana pada Jumat (08/05/2026), Pegadaian Blitar memperkenalkan produk unggulan Arrum Haji dan Arrum Safar. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, yakni Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar Purnomo serta Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Malang Mussarifatun.
Baca Juga: Kuota Terbatas! Pegadaian Blitar Gelar Seminar Haji & Umrah Eksklusif, Banjir Cashback Jutaan Rupiah
Pimpinan Cabang (Pinca) Pegadaian Blitar Nanang Siswanto menegaskan, persiapan haji harus dilakukan sejak dini karena melibatkan kesiapan fisik, finansial, dan spiritual.
“Kami memberikan solusi gimana caranya kita bisa daftar dan dapat porsi lebih cepat. Ada sekitar 40 nasabah pilihan kami undang, dan antusiasmenya luar biasa. Hampir separo dari yang hadir langsung berkomitmen mendaftarkan diri,” ujar Nanang kepada Tugu Jatim.
Cukup Jaminan Emas 3,5 Gram, Langsung Dapat Porsi Haji
Keunggulan utama Arrum Haji adalah kemudahannya. Nasabah cuma perlu memberikan jaminan emas seberat 3,5 gram, baik batangan maupun perhiasan, dengan akad Rahn (gadai). Dari jaminan tersebut, Pegadaian Blitar akan menerbitkan pembiayaan sebesar Rp25 juta sebagai setoran awal untuk mendapatkan nomor porsi haji di Kementerian Agama.
Mengapa memilih Arrum Haji Pegadaian? Nanang menjawab, program ini sesuai dengan Fatwa MUI, transaksi aman dan berkah secara syariah. Selain itu, langsung dapat porsi, sehingga tidak perlu menunggu tabungan terkumpul puluhan juta rupiah.

“Prosesnya mudah. Cukup membawa fotokopi KTP, KK, surat domisili, dan jaminan emas ke Pegadaian. Pastinya aman dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” paparnya.
Bagi yang ingin melakukan perjalanan ibadah selain haji, Pegadaian juga menawarkan Arrum Safar. Meski fokus utama saat ini adalah umroh, program ini sangat fleksibel untuk perjalanan wisata religi lainnya ke berbagai belahan dunia melalui jaringan Go Halal Go.
Promo Cashback 2% dan Simulasi Angsuran Ringan
Spesial dalam momentum ini, Pegadaian memberikan cashback 2% atau senilai Rp500.000 bagi nasabah yang mendaftar pembiayaan Rp25 juta. Promo ini berlaku hingga satu minggu ke depan dan dapat digunakan untuk memotong biaya administrasi atau pembukaan buku tabungan.
Untuk memudahkan perencanaan keuangan, Nanang merinci simulasi angsurannya. Misalnya dengan tenor 12 bulan, nasabah membayar angsuran total Rp2.336.200 per bulan.
“Sedangkan untuk tenor 60 bulan atau 5 tahun, angsuran total hanya Rp669.500 per bulan,” jelasnya.
Baca Juga: Gadai Bebas Bunga, Pegadaian Blitar Manjakan Nasabah Baru Dengan Program 0 Persen
Sementara itu, Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Malang Mussarifatun menyebut dari sekitar 40 peserta seminar, sekitar 18-20 orang sudah menyampaikan komitmennya, bahkan sudah ada yang langsung mendaftar. Dia menambahkan, produk ini kini bisa diakses dengan sangat mudah.
“Meskipun ini produk syariah, masyarakat bisa mendaftar di seluruh outlet Pegadaian, baik konvensional maupun syariah di seluruh wilayah Blitar,” pungkasnya.
Bagi warga Blitar yang tidak ingin menunda niat ibadah ke Tanah Suci, pintu pendaftaran kini telah dibuka lebar di seluruh kantor Pegadaian terdekat.
Informasi lengkap datang ke Pegadaian Cabang Blitar di Jalan Merdeka, Kota Blitar. Masyarakat juga bisa berkonsultasi via Pegadaian Call Center di nomor 1500 569 atau mengakses website www.pegadaian.co.id.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy Bisnis Area Surabaya 1, Deputy Bisnis Area Surabaya 2, Deputy Bisnis Area Pemekasan, Deputy Bisnis Area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Luki Azhari
Editor: Dwi Lindawati








