MALANG, Tugujatim.id – Bakso bakar Malang memang bukan pemain baru di dunia perbaksoan. Tapi ada satu hal yang bikin kuliner ini tetap punya tempat di hati banyak orang, bahkan sampai bikin pelanggan dari luar Jawa Timur sengaja mampir saat sedang liburan ke Malang.
Bayangin aja, bakso kenyal yang biasanya berenang di kuah hangat, kali ini justru ditusuk seperti sate, dilumuri bumbu melimpah, lalu dibakar sampai muncul aroma smoky yang bikin perut langsung kasih sinyal lapar. Kalau kamu termasuk tim “bakso ya bakso kuah”, mungkin artikel ini bakal bikin kamu berubah haluan.
Baca Juga: Bukan Cuma Bakso, 5 Kuliner Malang Legendaris Ini Wajib Dicoba Long Weekend Idul Adha
Apalagi yang satu ini bukan sekadar jajanan lewat yang ramai sesaat. Bakso bakar Malang yang sudah melegenda ini masih terus dicari sampai sekarang dan punya pelanggan setia dari berbagai daerah.
Jadi sebelum buru-buru scroll ke berita berikutnya, mending lanjut sampai bawah dulu. Siapa tahu setelah baca ini, destinasi pertama yang kamu cari pas sampai Malang justru bukan tempat wisata, tapi alamat bakso bakar Malang legendaris yang satu ini.
Dari Tahun 1999, Resepnya Masih Dipertahankan Sampai Sekarang

Kalau ngomongin soal bakso bakar Malang, nama Bakso Bakar Trowulan sudah cukup lama dikenal oleh warga lokal maupun wisatawan. Lokasinya berada di Jalan Candi Trowulan Nomor 65, Kota Malang dan buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB.
Tempat makan ini ternyata sudah berdiri sejak 1999 dan masih bertahan hingga sekarang tanpa pernah berpindah lokasi maupun membuka cabang di tempat lain.
Hal inilah yang membuat banyak orang menyebutnya sebagai salah satu pelopor bakso bakar Malang yang masih eksis sampai hari ini.
Rahasianya Ada di Proses Bakar Dua Kali
Yang membuat bakso bakar Malang di tempat ini terasa berbeda ada pada proses pengolahannya. Bakso terlebih dahulu ditusuk menggunakan tusuk sate, kemudian disiram menggunakan bumbu racikan khas yang sudah menjadi identitas mereka selama bertahun-tahun.
Pilihan rasanya juga cukup beragam, mulai dari manis, sedang, hingga pedas yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing pengunjung.
Setelah dibumbui, bakso kemudian dibakar bukan hanya sekali, melainkan dua kali proses pemanggangan agar bumbu benar-benar meresap sampai ke bagian dalam.
Hasil akhirnya adalah tekstur bakso yang tetap kenyal dengan perpaduan rasa gurih dan aroma smoky khas yang menjadi ciri dari bakso bakar Malang legendaris ini.
Bumbunya Ditambah Lagi saat Sudah Sampai Meja
Cerita soal bumbu ternyata belum selesai sampai di situ. Saat bakso bakar sudah matang dan siap dihidangkan, saus khas mereka kembali dituangkan di atas bakso yang baru saja diangkat dari panggangan.
Banyak pelanggan menyebut inilah salah satu alasan kenapa rasa bakso bakar Malang di tempat ini terasa lebih medok dan berani dibandingkan tempat lain.
Satu tusuk biasanya berisi sepuluh butir bakso, sementara harga dihitung per biji yakni Rp3.500 per pcs. Artinya, satu porsi lengkap berisi sepuluh bakso bisa dinikmati dengan harga sekitar Rp35 ribu.
Pilihan menunya pun cukup lengkap mulai dari bakso bakar halus, bakso bakar kasar, bakso kuah hingga aneka gorengan sebagai pelengkap.
Pedasnya Ditemani Kuah Hangat, Kombinasi yang Sulit Ditolak
Buat yang merasa level pedasnya mulai menyerang, tenang saja karena di sini juga tersedia bakso kuah yang tidak kalah jadi favorit pelanggan. Banyak pengunjung memilih menikmati semangkuk bakso kuah hangat setelah menyantap bakso bakar Malang dengan bumbu melimpah.
Perpaduan rasa pedas, manis, gurih dan kuah hangat inilah yang membuat pengalaman makannya terasa lengkap. Ditambah lagi area tempat makan yang cukup luas membuat lokasi ini cocok untuk makan bersama keluarga, teman kuliah, sampai rombongan wisatawan yang sedang berburu bakso bakar Malang terkenal.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Bakso Malang Favorit Warga Lokal, Ada yang Legendaris hingga Bakso Bakar
Dari Pelanggan Zaman SMA Sampai Wisatawan Luar Daerah
Popularitas bakso bakar Malang ini juga terlihat dari banyaknya ulasan positif yang bermunculan di media sosial maupun Google Review.
Melalui ulasan, akun Izmi Dwira Eriani mengaku selalu menyempatkan mampir ke tempat ini setiap kali berkunjung ke Malang.
“Kalau ke Malang pasti makan bakso bakar di sini. Pelayanan memuaskan. Bakso bakarnya enakkk bgtt. Harga affordable. Tempat bersih dan nyaman,” tulisnya.
Hal serupa juga disampaikan akun TikTok itshappydays melalui unggahannya. Dia mengaku sudah menjadi pelanggan sejak masih duduk di bangku SMA karena cita rasanya yang konsisten hingga sekarang.
“Bakso bakar langganan aku sejak SMA. Rasanya enak banget terus bumbunya medok banget. Selain bakso bakar juga ada bakso biasa dan bakso tahu. Kuah dan mie bisa ambil sepuasnya. Untuk tempatnya lumayan luas dan nyaman pasti balik lagi sih aku ke sana,” tulisnya.
Sekali Tahu Lokasinya, Biasanya Susah Buat Lupa
Konsistensi rasa membuat bakso bakar Malang yang satu ini tetap bertahan di tengah banyaknya tempat makan baru yang bermunculan. Bukan cuma warga lokal, pelanggan dari luar Jawa Timur pun ikut menjadikan tempat ini sebagai tujuan wajib saat sedang berada di Malang.
Jadi kalau nanti sedang jalan-jalan ke Malang dan kebetulan melintas di kawasan Candi Trowulan, mungkin ini saatnya membuktikan sendiri kenapa banyak orang rela menyempatkan mampir ke sini. Siapa tahu setelah sekali coba, daftar tempat makan favoritmu di Malang bakal bertambah satu lagi berkat bakso bakar Malang yang satu ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nabila Eka S/Magang
Editor: Dwi Lindawati








