SURABAYA, Tugujatim.id – Kepolisian mengungkap kronologi penemuan jenazah bayi laki-laki yang ditemukan di dalam sebuah kendil di tepi Sungai Pulo Wonokromo, Surabaya, Selasa (30/6/2026). Bayi tersebut pertama kali diketahui warga setelah seorang saksi yang semula mengira kendil itu berisi sampah memutuskan untuk memeriksanya beberapa jam kemudian.
Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko Aprianto mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika seorang warga berinisial S berada di kawasan pinggir Sungai Pulo Wonokromo. Saat itu, saksi diberitahu rekannya berinisial SU bahwa ada seorang laki-laki yang membuang sebuah kendil ke tepi sungai.
“Pada awalnya saksi hanya diberi tahu bahwa ada seorang laki-laki membuang sesuatu di dalam kendil ke tepi Sungai Pulo Wonokromo. Karena mengira benda tersebut hanyalah sampah, saksi tidak langsung memeriksanya,” kata Kompol Eko saat dikonfirmasi, Rabu (01/07/2026).
Saksi Kembali ke Lokasi, Kendil Ternyata Isinya Bayi
Namun rasa penasaran membuat saksi kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu kendil yang sebelumnya dibuang sudah dalam kondisi pecah. Ketika diperiksa, saksi dikejutkan dengan temuan jenazah bayi laki-laki di dalamnya.
“Karena masih penasaran dengan isi kendil tersebut, saksi kembali melihat ke lokasi. Saat itu kendil sudah pecah dan ternyata di dalamnya terdapat mayat bayi berjenis kelamin laki-laki,” ujarnya.
Mengetahui temuan tersebut, saksi segera memberitahukan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonokromo. Polisi kemudian bergerak menuju lokasi bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kompol Eko menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, jenazah bayi ditemukan di pinggir sungai belakang rumah di Jalan Pulo Wonokromo Nomor 310, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.
“Dari hasil olah TKP ditemukan tubuh bayi berada di dalam kendil yang dibuang di tepi sungai. Kondisi tubuh bayi sudah agak membiru dan masih terdapat tali pusar yang menempel,” katanya.
Ia menambahkan, pemeriksaan awal oleh petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian bayi tersebut.
“Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.
Polisi Telusuri Identitas Pembuang Kendil Berisi Bayi
Laporan penemuan jenazah diterima petugas sekitar pukul 21.41 WIB. Polisi tiba di lokasi enam menit kemudian dengan waktu respons sekitar tujuh menit sejak laporan diterima masyarakat.
Selain anggota Polsek Wonokromo, petugas gabungan dari Pemerintah Kota Surabaya juga mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan terhadap saksi dan jenazah. Tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian melakukan identifikasi sebelum jenazah dievakuasi oleh Posko Terpadu Selatan menggunakan ambulans Dinas Sosial menuju kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo.
Kompol Eko mengatakan penyidik kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas orang yang diduga membuang bayi tersebut ke tepi sungai.
“Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan para saksi serta mendalami seluruh temuan di lokasi untuk mengungkap siapa yang membuang bayi tersebut dan bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” kata Kompol Eko.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada kepolisian guna membantu proses penyelidikan dan mengungkap pelaku pembuangan jenazah bayi itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M.Khaesar
Editor: Mochamad Abdurrochim








