PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jatim, geger dengan penemuan sesosok mayat wanita di dalam sumur sedalam sekitar enam meter di area persawahan, Jumat (03/07/2026). Penemuan mayat tersebut mengundang perhatian warga hingga ratusan orang memadati lokasi sejak pagi.
Mayat wanita pertama kali diketahui setelah pemilik lahan mencium bau menyengat yang berasal dari sekitar sumur. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Area Parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Polisi Lakukan Investigasi
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kraksaan bersama Tim Inafis Polres Probolinggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah personel TNI, pemerintah desa, BPBD, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi.
Proses Evakuasi Tunggu Tim Damkar
Berdasarkan pantauan Tugujatim.id di lokasi, proses evakuasi sempat menunggu kedatangan tim damkar yang membawa peralatan vertical rescue berupa tripod dan sistem katrol. Alat tersebut dipasang tepat di bibir sumur untuk memudahkan pengangkatan mayat wanita dari dasar sumur yang memiliki kedalaman sekitar enam meter.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi sumur yang sempit dan jasad korban telah mengalami pembusukan. Petugas bekerja secara hati-hati agar proses pengangkatan berjalan aman.

Evakuasi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 13.30 WIB. Selama lebih dari lima jam, petugas gabungan berjibaku mengangkat korban dari dalam sumur, sementara warga yang memadati lokasi diminta menjaga jarak demi kelancaran proses evakuasi.
Saat berhasil dievakuasi, mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi tanpa busana. Jasad korban juga telah mengeluarkan bau tidak sedap akibat diduga sudah beberapa hari berada di dalam sumur.
Berawal dari Bau Menyengat
Pemilik lahan, Suryadi, mengatakan, bau menyengat sebenarnya sudah tercium sejak Kamis (02/07/2026). Namun, saat itu dia mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan di sekitar area persawahan.
“Sejak kemarin sebenarnya sudah tercium bau tidak sedap. Baru pagi tadi saya cek ke arah sumur, ternyata terlihat kaki korban,” ujar Suryadi.
Dia mengaku tidak mengenali korban karena bukan warga sekitar, meski dirinya merupakan pemilik lahan tempat sumur tersebut berada.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengetahui kronologi penemuan mayat wanita tersebut.
“Kondisinya sudah hancur dan membusuk. Jadi belum bisa kami pastikan identitas, jenis kelamin ataupun penyebab kematiannya. Masih menunggu hasil otopsi dari petugas medis,” kata Kompol Masykur.
Baca Juga: Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Perairan Pelabuhan Bulu Tuban, Identitas Korban Masih Misterius
Usai dievakuasi, jasad korban dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk diotopsi. Hasil pemeriksaan medis tersebut nantinya akan menjadi dasar kepolisian dalam memastikan identitas korban, jenis kelamin, serta penyebab pasti kematiannya. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat. Laporan tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban sembari menunggu hasil otopsi dari tim medis RSUD Waluyo Jati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Umi Kulsum
Editor: Dwi Lindawati








