MALANG, Tugujatim.id – Warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jatim, geger dengan penemuan mayat bayi laki-laki di saluran irigasi area persawahan, Kamis (02/07/2026). Saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia dan masih memiliki tali pusar.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, mayat bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang berada di sekitar persawahan.
Baca Juga: Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang
Menurut dia, saksi awalnya mencium bau menyengat yang berasal dari arah saluran irigasi. Setelah mendatangi lokasi untuk memastikan sumber bau, saksi menemukan tubuh bayi mengapung di aliran air.
“Saat mengecek saluran irigasi, saksi menemukan sesosok bayi laki-laki mengapung di sana,” ujar AKP Budiono, Jumat (03/07/2026).
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bululawang.
Polisi Upaya Ungkap Orang Tua Bayi
Menerima laporan itu, personel Polsek Bululawang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bululawang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad bayi.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, bayi diketahui memiliki panjang tubuh sekitar 25 sentimeter. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Jenazah dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Budiono.
Baca Juga: Warga Geger Temukan Mayat Bayi di Klojen Malang, Polisi Buru Terduga Pembuang
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki untuk mengungkap penyebab kematian bayi tersebut serta menelusuri identitas orang tua maupun pihak lain yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pendalaman di sekitar lokasi penemuan. Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian bayi.
“Semua temuan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut,” tutup Budiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








