TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan kerja terjadi di area pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban, Jawa Timur, Senin (06/07/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang pekerja PT Swabina Gatra berinisial S (41) mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, insiden diduga terjadi akibat ledakan trafo di area elektrikal pabrik saat korban sedang bekerja.
Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur Sub Korwil Tuban, Erny Kartikasari, membenarkan telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.
Menurutnya, laporan sementara menyebutkan kecelakaan kerja terjadi di area elektrikal PT SIG. Saat korban melaksanakan pekerjaannya, diduga terjadi ledakan pada trafo yang mengenai korban.
“Informasi awal yang kami terima, ada ledakan trafo yang mengenai pekerja,” ujar Erny.
Korban Jalani Perawatan
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka. Meski demikian, korban berhasil diselamatkan dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Erny mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi serta analisis terhadap kronologi kejadian sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau dari kronologis itu kita verifikasi, kita analisa,” katanya.
Ia menambahkan, Jika dalam analisi itu, masuk ke kecelakaan kerja. Kata Enry, selama korban menjalani masa pengobatan hingga dinyatakan sembuh, hak-haknya sebagai pekerja tetap diberikan sesuai ketentuan.
“Kalau tidak sampai meninggal dunia, perawatan sampai sembuh. Upah tetap dibayarkan,” jelasnya.
SIG Belum Berikan Penjelasan
Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dharma Suyata, belum memberikan penjelasan rinci terkait insiden tersebut.
“Maaf, saya belum copy hal tersebut,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Di sisi lain, Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Mokhamad Iksan, menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan yang diterima jajaran kepolisian terkait kecelakaan kerja tersebut.
“Hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek Kerek,” katanya.
Hal senada juga disampaikan pemangku wilayah setempat, Camat Kerek, Nanang Wahyudi. Ia mengaku belum memperoleh informasi mengenai peristiwa yang terjadi di kawasan pabrik tersebut.
“Maaf belum dapat info,”tulis dalam pesan singkatnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan maupun kepolisian belum memberikan tanggapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim







